Fotografi bukan sekedar menangkap gambar, tetapi juga menyampaikan pesan, emosi, dan narasi dari sebuah momen. Dalam konteks kehumasan Polri, kemampuan fotografi yang baik menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi visual yang kuat antara institusi dan masyarakat.
Menyadari pentingnya hal tersebut, Polres Pematangsiantar menggelar Pelatihan Fotografi bagi jajaran personel, khususnya Bhabinkamtibmas. Kegiatan ini berlangsung di Aula Polres Pematangsiantar pada Rabu pagi, (16/04/2025), mulai pukul 09.00 WIB.

Wakapolres Kompol Hendrik Situmorang, MM memimpin langsung kegiatan ini, mewakili Kapolres Pematangsiantar. Dalam pelatihan tersebut, Polres menghadirkan para narasumber berkompeten di bidang visual dan narasi, yaitu:
Joko Irawan (Kameramen)
Rahmad Suryadi (Fotografi)
Fahmi (Penulisan Narasi)
Imo (Fotografi)
Pelatihan ini diikuti oleh Kasi Humas Polres Pematangsiantar IPTU Agustina Triya Dewi, SH, serta personel dari Bag, Sat, Si, dan Bhabinkamtibmas jajaran.
Dalam sambutannya, Kompol Hendrik menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis para personel dalam mendokumentasikan setiap kegiatan di lapangan secara efektif dan menarik.
“Harapannya, kegiatan ini benar-benar diikuti dengan serius. Jangan main-main, karena ilmu yang diberikan sangat bermanfaat untuk mendukung tugas-tugas kita di lapangan. Semoga pelatihan ini dapat melahirkan karya dokumentasi yang berkualitas dan bisa diamplifikasikan ke masyarakat luas,” ujar Kompol Hendrik.
Ia juga menegaskan agar Kasi Humas mendampingi penuh selama dua hari pelaksanaan pelatihan ini.
Sementara itu, salah satu narasumber, Rahmad Suryadi, menyampaikan pandangannya tentang pentingnya fotografi, terutama dalam mendukung tugas-tugas kehumasan di lingkungan kepolisian.
“Fotografi bukan hanya soal teknis, tapi soal kepekaan melihat momen. Di balik satu foto yang baik, ada cerita yang bisa menyentuh hati masyarakat dan membangun citra positif institusi. Itulah kekuatan visual yang kita harap bisa dimiliki para personel setelah pelatihan ini,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa setiap personel memiliki potensi untuk menghasilkan karya visual yang berdampak, asal dibekali dengan semangat dan latihan yang konsisten.
Diharapkan, pelatihan ini menjadi bekal berharga bagi seluruh peserta agar setiap dokumentasi kegiatan ke depan menjadi lebih informatif, komunikatif, dan memperkuat citra positif institusi Polri.

