Aksi penjarahan terjadi di sejumlah minimarket di Kota Sibolga pada Sabtu, 29 Agustus 2025 sekitar pukul 10.00 WIB. Polres Sibolga bersama TNI langsung memperketat pengamanan di sejumlah pusat perbelanjaan untuk mencegah meluasnya kejadian. Hingga kini, 16 orang telah diamankan berikut barang bukti berupa makanan ringan, minuman, dan kebutuhan rumah tangga.
Berdasarkan hasil deteksi di lapangan, beberapa pusat perbelanjaan terpantau aman dan terkendali. Di antaranya adalah Swalayan Aido, Nauli Swalayan, Indomaret Simpang Albertus, Indomaret Jalan Oswald Siahaan, serta Alfamart Jalan Sutoyo Siswomiharjo. Semua lokasi ini berada di bawah penjagaan aparat gabungan TNI–Polri.
Sementara itu, sejumlah minimarket dilaporkan telah menjadi sasaran penjarahan oleh massa. Toko yang dijarah meliputi tiga gerai Indomaret (Jalan Singamaraja depan SPBU Kebun Jambu, Jalan Suprapto, dan Jalan Sibolga–Barus), satu gerai Alfamidi di Jalan Singamaraja, serta tiga gerai Alfamart di Jalan Imam Bonjol, Jalan Suprapto, dan Jalan Merpati.
Adapun rekap situasi menunjukkan lima gerai Indomaret dengan tiga dijarah dan dua aman, satu gerai Alfamidi yang dijarah, serta empat gerai Alfamart dengan tiga dijarah dan satu aman.
Satuan Reserse Kriminal Polres Sibolga telah mengamankan 16 pelaku penjarahan. Mereka ditangkap di sejumlah lokasi berbeda. Identitas pelaku yang sudah dewasa dicantumkan, sedangkan pelaku di bawah umur disamarkan. Di antaranya M. Hidayat Hutabarat (20), Sutomi Syahputra (24), Adilman Zidomi (27), Zulfadli Rambe (24), Ozak Fernando Hia (18), Abdul Rohman Tanjung (19), Dodi Hermawan (20), Ikhsan Saipul Simanungkalit (18), Andiransyah (18), Masriadi Simamora (18), Bayu Andika (18), Erwinsyah Rinaldi (21), Dio Ahmad Mudrika (18), Arya Bona Sinaga (18), Delfiman (18), serta seorang remaja berinisial B.N.H (17) yang diamankan sebelum melakukan aksi.
Polres Sibolga menilai kejadian ini memiliki potensi berkembang menjadi penjarahan massal jika tidak segera dikendalikan. Sasaran dikhawatirkan dapat meluas ke grosir, warung, hingga rumah makan. Untuk itu, Kapolres Sibolga telah meminta bantuan pengamanan tambahan dari Korem 023/KS, Kodim 0211/TT, dan TNI AL Sibolga.
Polres Sibolga juga mengerahkan Sat Intelkam untuk melakukan deteksi dan penggalangan massa, Sat Reskrim untuk penindakan pelaku, serta Sat Samapta untuk memperkuat pengamanan di seluruh minimarket dan supermarket. Situasi Kota Sibolga saat ini berada dalam pengawasan ketat aparat gabungan. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak terprovokasi, dan menjaga ketertiban demi keamanan bersama.
(Sumber: Humas Polres Sibolga)