Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Perayaan Paskah dan Devosi Jalan Salib yang digelar Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kota Pematangsiantar.
Dukungan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan panitia Paskah Umat Katolik Tahun 2026 di Command Center Balai Kota Pematangsiantar, Rabu (11/03/2026). Wesly hadir didampingi Sekretaris Daerah Junaedi Antonius Sitanggang.
Pertemuan berlangsung hangat dengan dihadiri Vikaris Episkopal Keuskupan Agung Medan Area Pematangsiantar Pastor Ambrosius Nainggolan, Ketua LP3KD Daud Simanjuntak, serta jajaran panitia.
Dalam kesempatan itu, Wesly menyambut baik rencana kegiatan yang dinilainya tidak hanya bernuansa keagamaan, tetapi juga sarat nilai sosial dan kebersamaan. Ia bahkan menyatakan kesiapan pemerintah kota untuk mendukung penuh rangkaian kegiatan, termasuk mengerahkan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam kegiatan gotong royong.
Wesly juga menegaskan pentingnya menjaga dan meningkatkan predikat Kota Pematangsiantar sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia.
“Kota Pematangsiantar saat ini berada di peringkat lima kota toleransi. Kita berharap dengan kolaborasi seperti ini, ke depan bisa meningkat bahkan menjadi peringkat satu,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh panitia dan umat Katolik untuk terus bersinergi mendukung program pembangunan kota, demi mewujudkan Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.
Sementara itu, Ketua LP3KD Pematangsiantar Daud Simanjuntak menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah, khususnya pada perayaan Natal sebelumnya yang berjalan lancar dan khidmat.
Ia mengungkapkan, rangkaian Paskah tahun ini akan diisi berbagai kegiatan, mulai dari gotong royong membersihkan lingkungan dan makam, aksi sosial ke Lapas Pematangsiantar, donor darah, hingga Devosi Jalan Salib yang akan melibatkan umat dari berbagai gereja.
Jalan Salib direncanakan dimulai dari Monumen Raja Sangnaualuh Damanik dengan 14 titik perhentian, hingga puncak Perayaan Paskah Agung pada 19 April 2026.
Daud juga mengundang Wali Kota dan Sekda untuk turut ambil bagian secara langsung dalam prosesi Jalan Salib, sebagai bentuk kebersamaan lintas elemen masyarakat.
Senada, Pastor Ambrosius Nainggolan menyampaikan terima kasih atas kolaborasi yang telah terjalin, serta menegaskan dukungan umat Katolik terhadap program pembangunan pemerintah daerah.
Pertemuan tersebut ditutup dengan doa bersama, mencerminkan semangat persatuan, toleransi, dan kebersamaan yang terus dijaga di Kota Pematangsiantar.

