Semangat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 terus bergema di jajaran Polres Simalungun. Tak hanya melalui kegiatan sosial dan pengabdian kepada masyarakat, momentum bersejarah ini juga dimaknai dengan penguatan kualitas sumber daya manusia melalui turnamen catur yang sarat nilai strategi, disiplin, dan kebersamaan.
Di atas papan catur, para personel dari berbagai satuan fungsi dan jajaran Polsek tidak sekadar memperebutkan kemenangan. Setiap langkah bidak menjadi simbol ketajaman berpikir, kecermatan mengambil keputusan, serta kemampuan membaca situasi—karakter yang juga menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, perlombaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat hubungan antarpersonel sekaligus membangun budaya kompetitif yang sehat di lingkungan Polri.
“Melalui olahraga catur, personel dilatih untuk berpikir strategis, fokus, dan sabar dalam mengambil keputusan. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan tugas kepolisian yang menuntut ketepatan dan profesionalisme dalam setiap tindakan,” ujarnya.
Turnamen yang diikuti 18 peserta dari berbagai satuan kerja dan Polsek jajaran itu berlangsung kompetitif namun tetap dalam suasana kekeluargaan. Setiap pertandingan menyuguhkan duel intelektual yang menarik, diwarnai semangat sportivitas dan rasa saling menghormati antarpeserta.
Persaingan mencapai puncaknya saat babak semifinal mempertemukan perwakilan Sie Propam dengan Sat Samapta, serta Polsek Girsang Sipangan Bolon melawan Polsek Gunung Malela. Dari pertandingan yang berlangsung ketat tersebut, Sie Propam dan Polsek Girsib berhasil melangkah ke partai final.
Pada laga penentuan, AKP Gomgom Silaen dari Sie Propam tampil gemilang dan berhasil meraih gelar juara pertama. Posisi kedua diraih AIPTU Parlindungan Hutagaol dari Polsek Girsib, disusul IPTU Budianto Silalahi dari Sat Samapta sebagai juara ketiga. Sementara AIPDA Lambas Simamora dari Polsek Gunung Malela menempati posisi harapan pertama.
Kasat Resnarkoba Polres Simalungun selaku Panitia Bidang Olahraga HUT Bhayangkara ke-80, AKP Carles Hartono Nababan, SH, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat soliditas dan mempererat ikatan kekeluargaan di antara personel.
“Soliditas internal merupakan modal penting dalam mewujudkan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Melalui kegiatan olahraga seperti ini, kami ingin membangun semangat kebersamaan, komunikasi yang harmonis, dan jiwa kompetitif yang positif di lingkungan Polres Simalungun,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar perlombaan, turnamen catur ini menjadi refleksi semangat Bhayangkara yang terus beradaptasi dengan tantangan zaman. Ketajaman strategi, integritas, dan kerja sama yang terbangun di arena pertandingan diharapkan turut mewarnai setiap langkah pengabdian personel kepada masyarakat.
Dalam suasana penuh keakraban dan sportivitas, Polres Simalungun kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun institusi yang profesional, modern, dan terpercaya, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80: mengabdi dengan presisi, melayani dengan hati.

