Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pendampingan kepada masyarakat. Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Simarimbun Polsek Siantar Marihat, Bripka Johannes C. Siregar, yang membantu petani binaan melakukan pengecekan kualitas hasil panen jagung ke Bulog Kota Pematangsiantar.
Kegiatan sambang dan monitoring tersebut dilaksanakan di lahan milik petani binaan, Hiras Silitonga/Br Pasaribu, yang sedang menjemur hasil panen jagung di kawasan Simarimbun Dolok, Jalan Raya Sidamanik, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar, Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Kapolsek Siantar Marihat AKP David Eka Putra, S.H., menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas mengambil sampel jagung yang telah dijemur untuk dibawa ke Bulog Kota Pematangsiantar guna dilakukan pengujian kadar air dan kandungan toksin.
Pengecekan tersebut dilakukan karena petani berencana menjual hasil panennya dalam kondisi jagung kering dengan kadar air di bawah 14 persen. Jagung dengan kualitas tersebut memiliki nilai jual yang lebih tinggi, yakni sekitar Rp6.400 per kilogram.
Diketahui, total hasil panen yang akan dijual ke Bulog mencapai sekitar 2.100 kilogram atau 2,1 ton.
“Sampel jagung sudah diantar ke Bulog Kota Pematangsiantar dan saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan menggunakan alat pengukur kadar air serta uji kandungan toksin dengan sinar ultraviolet,” ujar AKP David Eka Putra.
Selain melakukan pendampingan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan kepada petani bahwa Polri siap menerima keluhan serta memberikan pembinaan kepada para petani jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Kapolsek menegaskan, kegiatan sambang dan pendampingan tersebut bertujuan memperkuat program ketahanan pangan nasional, meningkatkan hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat, serta memperkuat kehadiran polisi di tengah aktivitas warga.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Polsek Siantar Marihat berharap para petani dapat memperoleh hasil panen yang berkualitas dan bernilai ekonomi lebih tinggi, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung keberhasilan program ketahanan pangan pemerintah.

