Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin, S.H., M.H., memimpin langsung pengamanan Pembukaan Sinode Besar 2026 Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) yang berlangsung di Gedung Rajawali, Jalan Asahan KM 4, Simpang Rambung Merah, Kabupaten Simalungun, Jumat (3/7/2026). Pengamanan dilakukan secara maksimal mengingat kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Dr. (H.C.) H. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersama sekitar 1.000 jemaat dan tamu undangan dari berbagai daerah.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, keterlibatan langsung unsur pimpinan dalam memimpin pengamanan menjadi bukti keseriusan Polres Simalungun dalam menjamin keamanan kegiatan keagamaan berskala nasional.
“Ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Dengan semangat Polri yang Berintegritas dan Humanis, seluruh personel melaksanakan pengamanan secara maksimal agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKP Verry Purba.
Menurutnya, pengamanan dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, surat permohonan rekomendasi dari Pengurus Gereja Pentakosta Indonesia, analisa intelijen, serta Rencana Pengamanan Polres Simalungun yang telah disusun untuk mengawal rangkaian Sinode Besar yang berlangsung pada 3 hingga 5 Juli 2026.
Kehadiran Menko AHY menjadi perhatian utama dalam pola pengamanan. Selain itu, acara juga dihadiri Anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum PERKUPI Pdt. Drs. Sabam Sinaga, M.M., Staf Khusus Kemenko Infrastruktur Agust Jovan Latuconsina, Ketua Gereja Pentakosta Indonesia Rev. Dr. M.H. Siburian, M.MIN., serta sejumlah kepala daerah dari Sumatera Utara.
Tercatat hadir Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, S.E., M.M., Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., sementara Bupati Toba dan Bupati Samosir diwakili pejabat masing-masing.
Untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan lancar, personel Polres Simalungun ditempatkan di berbagai titik strategis, mulai dari jalur kedatangan tamu VVIP, area parkir, lokasi ibadah, hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar kawasan Gedung Rajawali.
AKP Verry Purba menegaskan, kehadiran Wakapolres di lapangan merupakan bentuk tanggung jawab pimpinan dalam memastikan seluruh prosedur pengamanan berjalan sesuai standar, sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh peserta dan tamu undangan.
“Kami ingin memastikan seluruh jemaat dapat mengikuti Sinode Besar dengan khidmat, nyaman, dan aman. Personel akan terus bersiaga hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada 5 Juli 2026,” tegasnya.
Selama pelaksanaan pembukaan Sinode Besar 2026 Gereja Pentakosta Indonesia, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan pengamanan tersebut kembali menegaskan komitmen Polres Simalungun dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat kerukunan umat beragama, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pendekatan yang profesional, berintegritas, dan humanis.

