Tim Khusus (Timsus) Dayok Mirah Polres Pematangsiantar kembali menggelar patroli rutin dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Jumat (11/7/2026) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Dalam patroli tersebut, petugas menindak tiga sepeda motor yang menggunakan knalpot brong serta memberikan imbauan kepada warga yang masih berkumpul hingga larut malam.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, SH, SIK, MH melalui Plt Kasi Humas IPTU Agustina Triyadewi mengatakan patroli difokuskan untuk mengantisipasi berbagai penyakit masyarakat, seperti premanisme, geng motor, perjudian, pornografi, minuman keras, prostitusi, balap liar, penggunaan knalpot brong, hingga aksi tawuran.
Sebelum patroli dimulai, personel Timsus Dayok Mirah mengikuti apel pembagian tugas yang dipimpin Kabag Ops Kompol Ilham Harahap, SH, MH di Mapolres Pematangsiantar. Usai apel, tim langsung bergerak menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas.
Saat patroli berlangsung, petugas menemukan sejumlah warga masih berkumpul di beberapa lokasi hingga larut malam. Personel kemudian memberikan imbauan secara humanis agar masyarakat membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing demi menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Selain itu, petugas juga mengamankan tiga unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong atau tidak sesuai standar kendaraan. Para pengendara diminta melepas knalpot tersebut serta diberikan edukasi agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar sangat mengganggu kenyamanan masyarakat. Kami mengimbau seluruh pengendara agar mematuhi peraturan demi terciptanya keamanan dan ketertiban bersama,” ujar IPTU Agustina.
Ia menambahkan, selama pelaksanaan patroli situasi di wilayah hukum Polres Pematangsiantar terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Patroli rutin Timsus Dayok Mirah akan terus digelar sebagai langkah preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat di Kota Pematangsiantar.

