Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan Polsek Siantar Martoba bersama Komunitas Bankom Raya Siantar-Simalungun. Melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Pondok Sayur, AIPDA Mitra Y.M. Bangun, jajaran kepolisian mendampingi penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada korban bencana alam tanah longsor di Jalan Sukadame, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Kapolsek Siantar Martoba AKP Martua Manik, S.H., M.H. menjelaskan, bantuan berupa paket sembako dan uang tunai sebagai bentuk tali asih diserahkan langsung oleh M. Muklis Lubis, S.H. kepada Hendra Subakti Saragih, warga yang beberapa hari sebelumnya menjadi korban bencana tanah longsor.
Menurut Kapolsek, aksi kemanusiaan tersebut berawal dari informasi yang diunggah Bhabinkamtibmas saat melakukan penanganan awal di lokasi bencana. Unggahan itu kemudian mendapat perhatian Komunitas Bankom Raya Siantar-Simalungun yang tergerak untuk memberikan bantuan kepada korban.
Suasana haru mewarnai penyerahan bantuan. Hendra Subakti Saragih menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Komunitas Bankom Raya Siantar-Simalungun yang telah menunjukkan kepedulian serta memberikan dukungan moril dan materiil di tengah musibah yang dialaminya.
Ia juga mengapresiasi peran aktif Bhabinkamtibmas yang sejak awal terus mendampingi warga terdampak, memberikan semangat, serta memastikan kondisi masyarakat tetap mendapat perhatian.
AKP Martua Manik menegaskan, pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat warga menghadapi situasi sulit.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, mempererat hubungan silaturahmi dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah setempat, serta menunjukkan bahwa Polri selalu hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar AKP Martua Manik.
Melalui sinergi antara Polri dan komunitas sosial, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama terus tumbuh sehingga mampu meringankan beban warga yang tertimpa musibah sekaligus memperkuat solidaritas di tengah masyarakat.

