Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan mengungkap dugaan peredaran narkotika yang dikemas dalam cartridge vape atau dikenal sebagai pod getar di Tempat Hiburan Malam (THM) Helen’s Night Mart, Jalan Setia Budi, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (2/8) dini hari.
Operasi yang berlangsung sejak Sabtu (1/8) malam hingga Minggu (2/8) pagi itu melibatkan personel gabungan dari Polrestabes Medan, TNI, dan Bea Cukai. Pengungkapan kasus berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan peredaran vape berisi narkotika di lokasi hiburan malam tersebut, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan.
Dalam operasi itu, petugas mengamankan seorang pria berinisial FA (24). Dari tangan pelaku, polisi menyita tiga cartridge vape berisi narkotika bermerek EL CHAPO yang disimpan di dalam kotak kartu UNO.
Berdasarkan pemeriksaan awal, FA mengakui barang haram tersebut merupakan miliknya dan rencananya akan dijual seharga sekitar Rp2.150.000 per bungkus. Ia juga mengaku memperoleh vape narkotika tersebut dari seorang pria berinisial DDA, yang kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, mengatakan pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat.
“Ini merupakan tindak lanjut dari informasi yang kami dapatkan. Kami sedang mengembangkan kasus ini, terutama untuk menangkap pemasok vape narkoba dari pelaku. Tim sedang bekerja,” ujarnya.
Selain mengungkap peredaran vape narkotika, petugas gabungan juga melakukan pemeriksaan terhadap sekitar 250 pengunjung tempat hiburan malam tersebut. Dari hasil tes urine, tiga orang pengunjung, terdiri atas dua pria dan satu perempuan, dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.
“Bersama tim gabungan, kami kemudian melakukan pemeriksaan urine terhadap 250 pengunjung. Hasilnya, kami temukan ada tiga pengunjung yang positif narkoba. Ini juga akan kami kembangkan,” tambah Rafli.
Untuk kepentingan penyidikan, THM Helen’s Night Mart telah disegel oleh pihak kepolisian dan dipasangi garis polisi. Sementara itu, penyidik masih terus mengembangkan kasus guna mengungkap jaringan pemasok narkotika yang diduga terlibat dalam peredaran vape narkoba di lokasi tersebut.

