Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan Mancing Bareng Wali Kota Pematangsiantar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Kamis (20/08/2026).
Uniknya, kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar, Komplek Balai Benih Ikan, Jalan Tuan Rondahaim Saragih, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, tersebut turut diikuti langsung Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn bersama Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi.
Tak hanya ikut memeriahkan, Ny Liswati bahkan berhasil masuk jajaran juara. Ia meraih juara 4 setelah mendapatkan ikan dengan berat 1,7 kilogram.
Wali Kota Wesly mengatakan, lomba memancing yang terlihat sederhana tersebut memiliki makna penting dalam mempererat hubungan pemerintah dengan masyarakat.“Mancing bareng bukan hanya tentang mendapatkan ikan, tetapi bagaimana kita dapat duduk bersama, bercengkerama, saling mengenal dan membangun kebersamaan antara Pemerintah Kota Pematangsiantar dengan masyarakat,” ujar Wesly.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk semakin mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Pemerintah, kata Wesly, tidak hanya hadir dalam kegiatan resmi, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, melihat kondisi secara langsung, serta bersama-sama membangun daerah.
“Dalam suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, mari kita maknai kemerdekaan dengan memperkuat persatuan dan gotong royong. Kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus kita isi dengan kerja nyata, kepedulian, kebersamaan dan semangat membangun daerah,” katanya.
Bukan Sekadar Berebut Ikan
Wesly mengingatkan seluruh peserta agar tidak menjadikan hasil perlombaan sebagai tujuan utama. Baginya, kebersamaan dan silaturahmi jauh lebih penting.
“Yang paling penting bukan siapa yang mendapatkan ikan paling banyak, tetapi bagaimana kita dapat tertawa bersama, bersilaturahmi, dan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu bentuk nyata semangat masyarakat Pematangsiantar yang rukun, kompak, dan menjunjung tinggi gotong royong.
“Semoga Mancing Bareng ini dapat menjadi kegiatan yang membawa kebahagiaan, memperkuat rasa persaudaraan, dan menjadi salah satu bentuk nyata semangat Pematangsiantar yang rukun, kompak, dan bergotong royong,” sebut Wesly.
Wesly juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut.
Ny Liswati Berhasil Masuk Empat Besar
Sebelum perlombaan dimulai, Wesly melakukan penaburan ikan ke kolam. Selanjutnya, Wesly bersama Ny Liswati melakukan lempar pancing secara simbolis sebagai tanda dimulainya perlombaan.
Perlombaan berlangsung selama 90 menit, dengan pemenang ditentukan berdasarkan bobot ikan terberat yang berhasil diperoleh peserta.
Hasilnya, juara 1 diraih peserta nomor 130 dengan ikan seberat 3 kilogram. Juara 2 peserta nomor 155 dengan berat 2,5 kilogram, sedangkan juara 3 peserta nomor 90 dengan berat 2 kilogram.
Sementara juara 4 diraih Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi, dengan ikan seberat 1,7 kilogram.
Hadiah bagi para pemenang diserahkan langsung oleh Wali Kota Wesly didampingi Ny Liswati.
Salurkan Hobi Sekaligus Pererat Silaturahmi
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar Drs Legianto Pardamean Manurung MAP dalam laporannya mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk mengisi waktu luang sekaligus memfasilitasi masyarakat yang memiliki hobi memancing.
“Kami fasilitasi hobi mancing di sini,” ujarnya.
Selain menyalurkan hobi, kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat silaturahmi masyarakat Kota Pematangsiantar, menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Kegiatan semakin meriah dengan sosialisasi, kuis, dan pembagian doorprize yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Pematangsiantar.
Turut hadir perwakilan BI Pematangsiantar, Koordinator Bank Sumut Cabang Pematangsiantar Subhan Pardosi, staf ahli, pimpinan OPD, serta para camat. (*)

