Siantar Corner
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Siantar Corner
  • SMSI
  • danautoba.co.id
  • Siantar
  • Simalungun
  • Dunia
  • Bisnis
  • Future
  • Gallery
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Seremoni
Home Berita Simalungun
Dari Hotspot ke Lapangan: Bhabinkamtibmas Dolok Silau Sigap Verifikasi Titik Api di Dolok Mariah

Dari Hotspot ke Lapangan: Bhabinkamtibmas Dolok Silau Sigap Verifikasi Titik Api di Dolok Mariah

Editor: Dhev Fretes Bakkara
31 Agustus 2026 | 18:22 WIB
in Simalungun
ADVERTISEMENT

Informasi titik panas atau hotspot tak dibiarkan berhenti di layar pemantauan. Begitu terdeteksi, personel Bhabinkamtibmas Polsek Dolok Silau langsung bergerak ke lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus mencegah potensi kebakaran lahan meluas.

Langkah cepat itu dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Dolok Silau, Brigadir Rianto Perangin-angin, saat mengecek titik hotspot di kawasan perladangan masyarakat Nagori Dolok Mariah, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, Senin (31/8/2026).

Kapolsek Dolok Silau, AKP M. Nasir Daulay, SH, mengatakan pengecekan tersebut merupakan tindak lanjut informasi yang diterima melalui aplikasi Lancang Kuning, sistem pemantauan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Setiap informasi hotspot harus segera ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan. Ini bagian dari kesiapsiagaan personel dalam mengantisipasi agar api tidak berkembang dan meluas,” ujar AKP M. Nasir Daulay.

Bersama Pangulu Nagori Dolok Mariah, Brigadir Rianto Perangin-angin mendatangi lokasi yang terindikasi sebagai titik panas. Dari hasil verifikasi, diketahui lahan tersebut merupakan milik masyarakat yang telah lama tidak dibuka, dengan luas terbakar diperkirakan sekitar tiga rante.

Kabar baiknya, ketika petugas tiba di lokasi, titik api telah dalam kondisi padam. Meski demikian, pengecekan tetap dilakukan sebagai langkah memastikan tidak ada potensi api kembali muncul dan membahayakan lahan di sekitarnya.

“Dari hasil pengecekan di lapangan, titik api pada lahan tersebut sudah dalam keadaan padam saat personel tiba di lokasi,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan pengecekan, personel menghadapi kendala teknis berupa minimnya sinyal GPS di lokasi. Kondisi tersebut sempat menyulitkan proses pelaporan hasil verifikasi secara langsung melalui aplikasi Lancang Kuning.

Namun, kendala teknis itu tidak menyurutkan langkah personel untuk memastikan kondisi lapangan secara langsung.

“Minimnya sinyal di lokasi menjadi tantangan tersendiri dalam pelaporan secara real time. Namun, hal tersebut tidak mengurangi kecepatan personel dalam menindaklanjuti informasi yang diterima,” tegas AKP M. Nasir Daulay.

Tak berhenti pada pengecekan, Bhabinkamtibmas juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Imbauan tersebut dinilai penting, terutama untuk mengantisipasi potensi kebakaran yang dapat dengan cepat meluas pada kondisi lahan kering.

Personel mengingatkan masyarakat agar menghindari pembakaran lahan secara sembarangan serta bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla.

Menurut AKP M. Nasir Daulay, langkah preventif dan edukatif menjadi bagian penting dalam tugas Bhabinkamtibmas. Deteksi dini, pengecekan langsung, serta komunikasi dengan masyarakat menjadi rangkaian upaya untuk menekan risiko kebakaran sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.

“Kami terus mengedepankan langkah preventif dan edukatif kepada masyarakat agar potensi Karhutla dapat ditekan sedini mungkin,” katanya.

Ia menegaskan, Polsek Dolok Silau akan terus merespons setiap informasi terkait titik panas maupun potensi kebakaran lahan di wilayah hukumnya.

“Polri akan terus siaga dalam memantau dan menindaklanjuti setiap laporan maupun informasi terkait potensi Karhutla,” pungkasnya.

Kehadiran personel di lapangan menjadi penegasan bahwa pencegahan Karhutla bukan sekadar persoalan memadamkan api, tetapi juga tentang memastikan setiap tanda awal potensi kebakaran segera diperiksa, ditangani, dan diikuti dengan edukasi kepada masyarakat.

Dengan kolaborasi antara kepolisian, pemerintah nagori, dan masyarakat, potensi kebakaran lahan diharapkan dapat dicegah sebelum berubah menjadi ancaman yang lebih besar bagi lingkungan dan permukiman warga.

 

| BERITA TERBARU

Berita

Polrestabes Medan Gandeng BBPVP dan APINDO, Siapkan Pencari Kerja Hadapi Kebutuhan Industri

29 Oktober 2026 | 16:40 WIB
Berita

Banjir Sungai Deli Berdampak pada 890 KK di Medan Maimun, Polrestabes Medan Salurkan Bantuan

29 Oktober 2026 | 15:46 WIB
Berita

Wesly Silalahi dan Kapolres Turun ke Ring Road, Sosialisasikan Operasi Patuh Toba dan Jalur Satu Arah

29 Oktober 2026 | 14:55 WIB
Berita

Polrestabes Medan Bongkar Gudang Narkoba Jaringan Malaysia, Sita 10.000 Ekstasi dan 1.778 Vape

29 Oktober 2026 | 10:11 WIB
Berita

Polrestabes Medan Ungkap Praktek Penjualan BBM Subsidi ke Pabrik Manfaatkan Truk dengan Tangki Modifikasi

28 Oktober 2026 | 10:13 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara fons infamis sport

No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara fons infamis sport