Upaya membangun keluarga dan lingkungan yang bersih serta sehat terus diperkuat Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar bersama Tim Penggerak (TP) PKK. Salah satunya melalui keikutsertaan Kelurahan Pematang Marihat, Kecamatan Siantar Marimbun, dalam Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.
Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi menyambut kedatangan Tim Evaluasi Lomba PHBS Provinsi Sumatera Utara di Kelurahan Pematang Marihat, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Ny Liswati menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Evaluasi sekaligus berharap Kelurahan Pematang Marihat mampu memberikan hasil terbaik dalam penilaian.
Ia mengingatkan bahwa PHBS tidak semata-mata berkaitan dengan perlombaan, melainkan mencerminkan kualitas kehidupan keluarga sehari-hari.
“PHBS adalah cermin kualitas hidup keluarga sehari-hari. Karena itu, mari kita cermati dan perhatikan berbagai hal yang disampaikan oleh Tim Evaluasi Provinsi Sumatera Utara,” ujar Ny Liswati.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah bekerja keras mempersiapkan Kelurahan Pematang Marihat mengikuti evaluasi tersebut.
“Terima kasih kepada warga yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini,” katanya.
Wesly: Jadikan Penilaian sebagai Cermin untuk Berbenah
Sementara itu, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dra Happy Oikumenis Daely, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Evaluasi TP PKK Provinsi Sumatera Utara.
Wesly mengatakan, Pemerintah Kota Pematangsiantar merasa terhormat atas kunjungan Tim Evaluasi yang datang untuk melihat langsung pelaksanaan PHBS di Kelurahan Pematang Marihat.
“Kami merasa sangat terhormat dan berbahagia atas kedatangan Bapak/Ibu sekalian,” sebutnya.
Sebagai salah satu peserta lomba, Wesly menyampaikan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan secara maksimal. Namun, ia menyadari bahwa pelaksanaan program di lapangan masih memiliki kekurangan yang perlu diperbaiki.
“Masih banyak kekurangan dan kelemahan yang perlu diperbaiki. Oleh karena itu, kepada tim penilai, saya mohon agar dapat memberikan masukan, koreksi, dan rekomendasi yang konstruktif bagi perbaikan kami ke depan,” tukasnya.
Menurutnya, hasil evaluasi tidak hanya menjadi penilaian, tetapi juga menjadi bahan pembelajaran bagi Pemko Pematangsiantar untuk terus melakukan pembenahan.
“Nilai dan penilaian Bapak/Ibu akan kami jadikan cermin dan pijakan untuk terus berbenah,” lanjutnya.
Wesly juga memberikan apresiasi kepada jajaran TP PKK mulai tingkat provinsi, kota, kecamatan hingga kelurahan yang telah bekerja dengan penuh pengabdian dan keikhlasan.
Apresiasi turut disampaikan kepada para kader kesehatan dan kader PKK yang turun langsung ke tengah masyarakat, para camat dan lurah beserta perangkat yang mendukung program, serta seluruh masyarakat Kota Pematangsiantar yang berpartisipasi dalam mewujudkan lingkungan bersih dan sehat.
“Tanpa dukungan dan kerja keras semua pihak, mustahil program ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Evaluasi Tak Sekadar Melihat Hasil Akhir
Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara Ny Kahiyang Ayu Bobby Nasution, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Ketua Pokja IV TP PKK Provinsi Sumatera Utara Ika Lestari Siregar, menegaskan bahwa evaluasi Lomba PHBS tidak hanya berorientasi pada hasil akhir.
Penilaian juga melihat konsistensi pelaksanaan program, keterlibatan masyarakat, dukungan pemerintah, serta manfaat yang dirasakan keluarga dan lingkungan.
“Kita ingin melihat program yang tidak hanya terlihat baik pada saat dilakukan penilaian, tetapi program yang dijalankan secara konsisten, melibatkan masyarakat, didukung oleh pemerintah desa atau kelurahan, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan lingkungan,” ujarnya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan PHBS tidak cukup hanya terlihat saat evaluasi berlangsung. Yang lebih penting adalah bagaimana perilaku hidup bersih dan sehat benar-benar menjadi kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Diawali Laporan dan Ekspos
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian laporan dari Ketua TP PKK Kelurahan Pematang Marihat Ny Arif Arianto kepada Ketua TP PKK Kecamatan Siantar Marimbun Ny Theresia Alexandro Siahaan.
Laporan kemudian disampaikan kepada Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi, sebelum diteruskan kepada Tim Evaluasi Provinsi Sumatera Utara.
Selanjutnya dilakukan ekspos oleh Ketua TP PKK Kelurahan Pematang Marihat, kemudian dilanjutkan dengan proses evaluasi oleh Tim Provinsi Sumatera Utara.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan yel-yel dari Kader PHBS Kelurahan Pematang Marihat.
Dari TP PKK Provinsi Sumatera Utara turut hadir Mega Karyati SKM MKes, Tika Aminah Hasibuan SKM, dan Latifah Hanum Siregar.
Kegiatan tersebut juga dihadiri pimpinan OPD Pemko Pematangsiantar, para camat dan lurah, jajaran pengurus TP PKK, serta Forkopimca Siantar Marimbun.
Melalui momentum evaluasi tersebut, Pemko Pematangsiantar berharap semangat PHBS tidak berhenti pada kegiatan perlombaan, tetapi terus tumbuh menjadi budaya hidup masyarakat yang berkelanjutan demi terwujudnya keluarga sehat dan lingkungan yang semakin berkualitas.

