Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar menyatakan dukungan terhadap rencana pembentukan Balai Pemasyarakatan (Bapas) baru di Kota Pematangsiantar. Kehadiran Bapas dinilai dapat mendekatkan sekaligus memperkuat layanan pemasyarakatan bagi masyarakat di wilayah Kota Pematangsiantar dan sekitarnya.
Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang, SSTP, MSi, saat menerima kunjungan rombongan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara (Kanwil Ditjenpas Sumut), mewakili Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, MKn.
Pertemuan berlangsung di Balai Kota Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Selasa (15/09/2026) sore.
Rombongan Kanwil Ditjenpas Sumut dipimpin Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Zulkifli Bintang. Turut hadir Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Medan Kriston Napitupulu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Rantauprapat Yosef Sihombing, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pematangsiantar Sangapta Surbakti, serta sejumlah pejabat lainnya.
Pemko Sambut Baik Rencana Bapas Baru
Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Asisten Setdako, Junaedi menjelaskan bahwa dirinya bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Pematangsiantar Johannes Sihombing, SSTP, MSi, serta perwakilan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), menerima arahan Wali Kota Wesly untuk menyambut kunjungan Kanwil Ditjenpas Sumut.
Pertemuan tersebut secara khusus membahas dukungan Pemko Pematangsiantar terhadap rencana pembentukan Bapas baru di Kota Pematangsiantar.
“Tentunya kami sangat menyambut baik dan mendukung penuh atas pembentukan Bapas,” kata Junaedi.
Menurut Junaedi, koordinasi dan sinergi antara Pemko Pematangsiantar dengan Kanwil Ditjenpas Sumut menjadi bagian penting untuk mendukung terwujudnya rencana tersebut.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif. Pertemuan kemudian ditutup dengan kesepahaman untuk menindaklanjuti pembahasan melalui koordinasi teknis antarinstansi.
Pematangsiantar Dipilih untuk Bapas Baru
Kabid Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Sumut Zulkifli Bintang menjelaskan, Kota Pematangsiantar menjadi salah satu daerah yang dipilih Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai lokasi pembentukan Bapas baru di wilayah Sumatera Utara.
Karena itu, pihaknya berharap dukungan dari Pemko Pematangsiantar dapat terus diberikan dalam proses pembentukan Bapas tersebut.
“Oleh karena itu, diharapkan dukungan pembentukan Bapas baru,” katanya.
Zulkifli menjelaskan, rencana pembentukan Bapas baru merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan, khususnya dalam pelaksanaan pembimbingan dan pengawasan terhadap klien pemasyarakatan.
Dengan adanya Bapas di Kota Pematangsiantar, proses pendampingan terhadap warga binaan dan klien pemasyarakatan diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien, sekaligus mendekatkan akses layanan kepada masyarakat.
“Dengan adanya Bapas di Kota Pematangsiantar diharapkan proses pendampingan warga binaan dan klien pemasyarakatan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan mendekatkan layanan kepada masyarakat,” sebutnya.
Perkuat Sinergi Lintas Instansi
Zulkifli menambahkan, dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan, terutama dalam aspek administratif dan koordinasi lintas perangkat daerah.
“Kami memohon dukungan Pemerintah Kota Pematangsiantar, agar tugas dan fungsinya Bapas dapat maksimal,” katanya.
Rencana pembentukan Bapas baru tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan pemasyarakatan sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi pemasyarakatan.
Bagi Pemko Pematangsiantar, sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung hadirnya layanan pemasyarakatan yang lebih dekat, terkoordinasi, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

