Penyampaian aspirasi ratusan buruh di Kota Medan berlangsung aman dan kondusif. Aksi yang digelar Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) Provinsi Sumatera Utara bersama DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Sumatera Utara tersebut berlangsung di Kantor DPRD Sumatera Utara dan dilanjutkan ke Kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (6/10/2026).
Sekitar 200 peserta mengikuti aksi dengan membawa sejumlah tuntutan terkait proses pembahasan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Para buruh meminta agar proses pembentukan regulasi dilakukan secara terbuka dan transparan dengan melibatkan serikat pekerja, serta memastikan aturan yang dihasilkan memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi para pekerja.
Aspirasi yang disampaikan antara lain berkaitan dengan pengupahan, hubungan kerja, outsourcing, pesangon, jaminan sosial, pengawasan ketenagakerjaan, serta perlindungan terhadap hak-hak pekerja lainnya.
Sejak awal kegiatan, jajaran Polrestabes Medan melakukan pengamanan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi. Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak turun langsung memantau jalannya pengamanan, sekaligus memastikan proses penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan tertib.
Kepada personel yang bertugas, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak menekankan pentingnya komunikasi dengan koordinator aksi maupun pihak yang akan menerima aspirasi.
“Yang terpenting adalah komunikasi supaya cepat diterima,” ujar Kapolrestabes Medan.
Ia juga mengingatkan personel pengamanan agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh situasi di lapangan.
“Jangan terpancing. Pola kita, kita laksanakan. Tetap bersabar,” pesannya.
Massa kemudian bergerak menuju Kantor DPRD Sumut dan menyampaikan aspirasi melalui sejumlah orasi. Kehadiran Kapolrestabes Medan di lokasi turut memastikan komunikasi antara aparat keamanan, massa aksi, dan pihak DPRD berjalan dengan baik.
Aspirasi buruh selanjutnya diterima oleh Ketua Komisi E DPRD Sumut, H. Muhammad Subandi, S.T., M.M., dari Fraksi Gerindra, yang didampingi Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak.
Setelah mendapatkan penjelasan dari pihak DPRD Sumut, massa melanjutkan perjalanan menuju Kantor Gubernur Sumatera Utara. Di lokasi tersebut, para buruh kembali menyampaikan aspirasi dan mendapatkan tanggapan dari Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumatera Utara.
Pelayanan dan pengamanan yang dilakukan jajaran Polrestabes Medan selama berlangsungnya aksi mendapat apresiasi dari pimpinan aksi buruh. Pendekatan komunikasi yang dikedepankan kepolisian dinilai membantu menjaga situasi tetap aman sekaligus memberikan ruang bagi massa untuk menyampaikan aspirasi.
Dalam pengamanan tersebut, Polrestabes Medan menyiagakan personel Dalmas Awal, Dalmas Lanjutan, serta unsur Brimob. Seluruh personel diarahkan untuk menjalankan tugas sesuai prosedur, menjaga kesabaran, dan mengutamakan komunikasi dalam menghadapi massa aksi.
Bagi Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak, pengamanan aksi bukan semata-mata menjaga situasi tetap terkendali, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menyampaikan pendapatnya dengan aman dan tertib.
“Semoga semuanya dalam perlindungan Tuhan dan berjalan lancar, aman, dan tertib,” tuturnya.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, massa membubarkan diri sekitar pukul 14.05 WIB. Situasi di seluruh lokasi aksi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Melalui pengamanan yang mengedepankan komunikasi dan pendekatan humanis, Polrestabes Medan menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat.
Polisi bersama masyarakat, mengawal aspirasi, menjaga keamanan, dan menciptakan Kota Medan yang aman dan kondusif.
