Membawa nama daerah ke panggung nasional bukan sekadar kebanggaan, melainkan amanah yang harus dijaga dengan disiplin, semangat, dan prestasi. Pesan itulah yang ditegaskan Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, saat melepas 38 anggota Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Simalungun untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Cibubur, Jakarta Timur.
Pelepasan kontingen berlangsung di Balei Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Rabu (5/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Anton bertindak sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Simalungun, sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta yang akan mewakili Kabupaten Simalungun dalam perhelatan kepramukaan tingkat nasional.
Sebanyak 38 anggota Pramuka Penggalang putra dan putri berusia 11–15 tahun diberangkatkan setelah melalui proses seleksi dari Kwartir Ranting dan Gugus Depan di berbagai wilayah Kabupaten Simalungun. Mereka akan didampingi pembina pendamping serta pimpinan kontingen selama mengikuti kegiatan.
Kehadiran kontingen ini menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, terampil, serta mampu memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
Bupati Anton: Jaga Nama Baik Simalungun di Tingkat Nasional
Dalam sambutannya, Bupati Anton menegaskan bahwa keikutsertaan dalam Jambore Nasional bukan hanya tentang berkemah, bertemu teman baru, atau mengikuti berbagai perlombaan. Lebih dari itu, para peserta membawa tanggung jawab untuk menunjukkan kualitas generasi muda Simalungun di hadapan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
“Keberangkatan ini bukan sekadar ikut berkemah dan berkarya. Kalian memikul amanah besar untuk membawa nama baik daerah. Prestasi yang diraih dalam Jambore Daerah Sumatera Utara sebelumnya adalah bukti kualitas pembinaan kita, dan kini saatnya membuktikannya di tingkat nasional,” ujar Bupati.
Bupati juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga semangat, kedisiplinan, sikap santun, serta kemampuan bekerja sama selama mengikuti kegiatan. Menurutnya, keberhasilan seorang Pramuka tidak hanya diukur dari penghargaan yang diperoleh, tetapi juga dari karakter, keterampilan, dan sikap yang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Berusahalah semaksimal mungkin. Tunjukkan kepada puluhan ribu peserta dari seluruh Indonesia bahwa Pramuka Simalungun adalah Pramuka yang ramah, disiplin, kreatif, dan unggul,” pesannya.
Dorongan tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kontingen Simalungun untuk tampil percaya diri, menjaga kekompakan, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengembangkan kemampuan.
Pemkab Simalungun Dorong Generasi Muda Berdaya Saing
Dukungan Pemerintah Kabupaten Simalungun terhadap keberangkatan kontingen Pramuka ini mencerminkan pentingnya pembinaan generasi muda melalui kegiatan pendidikan karakter di luar ruang kelas.
Gerakan Pramuka menjadi wadah untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, gotong royong, kemandirian, dan kecintaan terhadap tanah air.
Jambore Nasional XII Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan selama delapan hari tersebut mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan” dengan motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”.
Ajang ini mempertemukan anggota Pramuka dari Kwartir Cabang di seluruh Indonesia serta perwakilan luar negeri. Selain memperluas persahabatan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, wawasan kebangsaan, dan kepedulian terhadap lingkungan serta ketahanan pangan.
Bupati Anton juga mendorong para peserta agar tidak berhenti pada pencapaian di tingkat nasional. Ia berharap anggota Pramuka Simalungun mampu terus meningkatkan kemampuan sehingga berpeluang mewakili Indonesia dalam kegiatan Jambore tingkat internasional di Polandia pada 2027 mendatang.
38 Peserta Terpilih, Membawa Harapan dan Kebanggaan Daerah
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, dalam laporannya menjelaskan bahwa kontingen yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik hasil seleksi di tingkat Kwartir Ranting dan Gugus Depan.
Mixnon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Simalungun selaku Kamabicab atas dukungan moril maupun materiel terhadap kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada putra-putri mereka untuk mengikuti Jambore Nasional.
Pelepasan kontingen turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Simalungun Mixnon Andreas Simamora, perwakilan Kwartir Daerah Sumatera Utara Wahyudi, pimpinan perangkat daerah, para camat, pengurus Kwarcab, orang tua peserta, serta undangan lainnya.
Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan Pataka Gerakan Pramuka secara simbolis oleh Bupati Anton kepada Zulkhaidir Darmawin selaku penanggung jawab kontingen sekaligus Wakil Pembina Muda Gerakan Pramuka Simalungun.
Penyerahan pataka tersebut menjadi simbol amanah dan tanggung jawab bagi seluruh anggota kontingen untuk menjaga kehormatan Gerakan Pramuka serta nama baik Kabupaten Simalungun selama mengikuti kegiatan.
Dengan bekal pembinaan, dukungan pemerintah daerah, dan doa keluarga, 38 anggota Pramuka Simalungun diharapkan mampu mengikuti seluruh rangkaian Jambore Nasional dengan penuh semangat, memperluas pengalaman, mempererat persaudaraan, serta membawa pulang kebanggaan bagi Kabupaten Simalungun.

