Komitmen memerangi peredaran gelap narkotika di Sumatera Utara kembali ditegaskan melalui deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Sumut Menolak Narkoba. Kapolres Sibolga AKBP Budi Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., M.Han., bersama Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik, S.Pd., M.H., dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyatakan dukungan terhadap upaya pemberantasan narkoba yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Deklarasi tersebut dilaksanakan melalui Zoom Meeting bersama Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., di Aula Dr. H.M. Jassin Polres Sibolga, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman peredaran narkotika, termasuk di wilayah Kota Sibolga.
Sejumlah unsur pimpinan daerah turut hadir, di antaranya Ketua DPRD Sibolga Ansyar Afandi Paranginangin, Kepala Kejaksaan Negeri Sibolga Agita Tri Moertjahjanto, S.H., M.H., serta Kepala Bea Cukai Sibolga Indra Isnugrahadi. Hadir pula unsur TNI, instansi terkait, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan pelajar.
Pengungkapan 1,16 Ton Ketamine Jadi Sorotan
Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah pemaparan pengungkapan narkotika jenis ketamine seberat 1,16 ton di perairan Selat Malaka, kawasan Belawan. Pengungkapan berskala besar ini melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Bareskrim Polri, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Sumatera Utara.
Kasus tersebut menjadi gambaran seriusnya ancaman peredaran narkotika dan pentingnya koordinasi lintas lembaga dalam memutus jalur distribusi barang terlarang.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama, disertai paparan Kapolri mengenai pengungkapan kasus tersebut.
Sebagai bentuk penguatan komitmen, kegiatan juga diisi dengan penandatanganan pakta integritas yang disaksikan langsung oleh Kapolri.
Masyarakat Didorong Aktif Melawan Narkoba
Melalui deklarasi ini, Polres Sibolga bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat menegaskan pentingnya kerja sama dalam mencegah penyalahgunaan serta memberantas peredaran gelap narkotika.
Upaya tersebut tidak hanya bertumpu pada penindakan aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan masing-masing, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak membiarkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba berlangsung tanpa perhatian.
Masyarakat diimbau segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui dugaan penyalahgunaan ataupun peredaran narkotika agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum.
Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman dan tertib.
Deklarasi ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus membangun kesadaran kolektif bahwa pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama demi melindungi generasi muda dan masa depan masyarakat Sumatera Utara.

