Curhat Warga di Jermal XV, Kapolrestabes Medan Nyatakan Perang terhadap Narkoba dan Judi
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak menegaskan bahwa keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat kegiatan Curhat Warga bertema “Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama” yang digelar di kawasan Jermal XV, Kecamatan Medan Denai, Kamis, (15 Januari 2026).
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Jermal XV Simpang Keramat Indah, tepatnya di Warkop Restoran Mbak Ani, tersebut diikuti sekitar 50 orang peserta. Hadir dalam kegiatan itu antara lain Kapolrestabes Medan, Kasat Reskrim, Kasat Binmas, Kasat Intelkam Polrestabes Medan, Kapolsek Medan Area, perwakilan Danramil 0201-03/Medan Denai, Camat Medan Denai Tommy Prayoga Sidabalok, Ketua MUI Kecamatan Medan Denai H. Mukhlis Mukhtar, Lurah Denai Irwansyah, Lurah Menteng Nurdamayanti Siregar, tokoh pemuda, karang taruna, pelajar, serta warga setempat.
Kegiatan diawali dengan penyambutan Kapolrestabes Medan dan dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara serta doa bersama. Dalam sambutannya, Camat Medan Denai menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai forum Curhat Warga menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan permasalahan, khususnya terkait gangguan keamanan. Camat juga menyebutkan bahwa di wilayah Kelurahan Menteng saat ini terdapat sembilan pos kamling yang masih aktif.
Dalam sambutannya, Kapolrestabes Medan menyampaikan bahwa fokus utama kegiatan tersebut adalah menyelamatkan generasi muda bangsa dari ancaman narkoba dan perjudian. Ia menegaskan bahwa kawasan Jermal XV selama ini dikenal luas sebagai daerah rawan peredaran narkoba dan praktik perjudian yang berdampak langsung terhadap keamanan dan masa depan anak-anak.
Kapolrestabes Medan mengungkapkan bahwa selama dua minggu terakhir pihaknya telah melaksanakan misi kemanusiaan di kawasan tersebut melalui langkah-langkah kepolisian secara preemtif, preventif, dan penegakan hukum. Ia juga mengakui bahwa dalam proses penertiban dan penindakan, petugas menghadapi perlawanan berupa pelemparan hingga pembakaran kendaraan operasional.
Ia mengajak seluruh orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga anak-anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan dan aktivitas yang merusak masa depan. Kapolrestabes Medan juga membuka ruang seluas-luasnya bagi warga untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi secara langsung.
Pada sesi tanya jawab, Ketua Karang Taruna Kelurahan Denai, Harry Doly, menyampaikan harapannya agar kepolisian terus melakukan tindakan tegas di kawasan Jermal XV yang dinilai sudah jauh berubah dari kondisi sebelumnya. Sementara itu, seorang warga bernama Susy mengungkapkan keprihatinannya terhadap stigma negatif yang melekat pada Jermal XV yang kerap disebut sebagai lokasi peredaran narkoba. Ia menyampaikan apresiasi atas langkah kepolisian, namun juga menyoroti sulitnya pembatasan akses keluar masuk kawasan tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Kapolrestabes Medan menyampaikan terima kasih atas masukan warga. Ia menegaskan komitmennya untuk mengubah wajah Jermal XV yang selama ini dikenal sebagai pusat narkoba dan perjudian. Kapolrestabes Medan menyebut narkoba sebagai pemicu berbagai tindak kejahatan lain, seperti pencurian, tawuran antarwarga, hingga aksi geng motor.
Kegiatan Curhat Warga diakhiri dengan pemberian tali asih kepada warga oleh Kapolrestabes Medan dan dilanjutkan dengan foto bersama.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif dengan pengamanan tertutup yang telah disiapkan.
Polrestabes Medan menilai kegiatan Curhat Warga menjadi sarana efektif untuk menyerap aspirasi masyarakat, melakukan deteksi dini, serta memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polrestabes Medan.