Suasana khusyuk dan penuh kebahagiaan yang menyelimuti jemaah Sholat Idul Fitri di Alun-Alun Pemalang, Jawa Tengah, pada pagi hari 31 Maret 2025, berubah menjadi duka mendalam setelah peristiwa pohon tumbang menimpa sejumlah jemaah. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB ini menyebabkan dua orang meninggal dunia dan belasan lainnya terluka.
Pohon beringin besar yang tumbang berada di sisi Alun-Alun Pemalang, dekat Masjid Agung, dan diperkirakan tumbang akibat usia pohon yang sudah sangat tua. Beberapa jemaah yang tengah melaksanakan ibadah tidak sempat menghindar, sehingga langsung tertimpa oleh dahan dan batang pohon yang besar.
Di antara korban yang meninggal, ada seorang anak berusia 14 tahun yang menjadi korban yang tak terduga. Selain itu, lebih dari 17 orang mengalami luka-luka, dengan beberapa di antaranya dalam kondisi kritis. Berita duka ini membuat seluruh warga setempat terkejut, terutama saat melihat bagaimana pohon besar itu menghantam mereka yang sedang berada di tempat yang penuh harapan dan kebersamaan.
Kepala Kepolisian Resor Pemalang, AKBP Eko Sunaryo, mengungkapkan bahwa dua korban yang meninggal dunia adalah R (42 tahun) dan AR (39 tahun), keduanya berasal dari Kelurahan Pelutan, Kabupaten Pemalang. Meskipun sudah mendapatkan perawatan medis, nyawa mereka tak dapat diselamatkan.
Di balik tragedi ini, terlihat juga upaya cepat dari warga dan petugas medis yang segera menolong para korban. Momen tersebut menunjukkan kepedulian dan solidaritas yang tinggi antarwarga yang bahu-membahu membantu korban yang terluka.
Di media sosial, video yang beredar memperlihatkan betapa beratnya situasi saat itu, dengan warga yang tampak terkejut dan berusaha memberikan pertolongan. Meskipun musibah ini menyisakan kesedihan yang mendalam, semangat kebersamaan dan rasa empati tetap terlihat kuat di antara mereka yang turut membantu.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya perhatian terhadap lingkungan, khususnya pohon-pohon yang berada di tempat-tempat ramai. Semoga kejadian ini bisa mendorong peningkatan pemeliharaan pohon-pohon di area publik demi keselamatan bersama.
Keluarga korban yang ditinggalkan akan selalu dikenang dalam doa, sementara bagi para korban luka, diharapkan segera diberikan kesembuhan. Semoga mereka yang telah meninggal mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.