Siantar Corner
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Siantar Corner
  • SMSI
  • danautoba.co.id
  • Siantar
  • Simalungun
  • Dunia
  • Bisnis
  • Future
  • Gallery
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Seremoni
Home Hiburan

Setahun Tak Dangdutan Rupanya Dia Mengidap Penyakit Saraf Otak

Editor: Dhev Fretes Bakkara
10 Oktober 2022 | 22:18 WIB
in Hiburan
ADVERTISEMENT

Pedangdut Nita Thalia lama tak muncul di televisi. Ternyata dia mengidap sakit pada saraf otak.
Awalnya, Nita Thalia diam saja ketika 5 tahun lalu dokter mendiagnosis ada kerusakan pada saraf otaknya. Tiba-tiba menghilang dari layar televisi, Nita Thalia mengaku menjalani terapi untuk penyakitnya.

“Aku terapi dulu. Aku didiagnosa kerusakan saraf otak. Dari 5 tahun lalu sudah ketahuan cuma dibiarkan saja, kemarin masih level 2. Ya sudah terapi saja mumpung masih belum parah banget. Dikasih obat, vitamin, jangan forsir kerja. Tapi, kita ini tulang punggung keluarga,” cerita Nita Thalia ditemui di salah satu studio, Jakarta Selatan, Senin (10/10/2022).
Sakit yang Nita Thalia rasakan adalah nyeri di kepala. Obat-obatan yang dia terima berupa obat penenang yang mengharuskan dirinya benar-benar beristirahat.

“Sering sakit kepala. Obatnya itu mengandung penenang, setiap habis minum obat itu harus tidur. itu 5 tahun lalu. Puncaknya itu setiap habis pulang kerja, ada dua yang dirasakan, kayak ditusuk-tusuk, karena aku yang kena saraf retorik,” jelasnya.

“Kalau terasa sakit kumat sampai aku pernah pingsan juga, pingsannya untungnya sudah di atas kasur. Jadi dipikirnya (saya) sudah nggak ada (meninggal) karena nafasnya tenang,” akunya.

Ketika itu Nita Thalia tengah menjadi salah satu program ajang pencarian bakat penyanyi dangdut. Sudah sampai mengalami pingsan, dokter meminta Nita Thalia istirahat total.
“Pas dicek sudah level 4, dokter bilang, ibu harus bed rest takutnya pingsan pas kerja kepala kebentur lantai bisa mengakibatkan kematian,” cerita Nita Thalia.

Akhirnya Nita Thalia juga melakukan terapi di Singapura. Selama 6 bulan Nita Thalia bolak-balik Jakarta-Singapura-Jakarta. Nita Thalia merasa harus mencari alternatif lain karena tak mau dilakukan pembedahan terhadap kepalanya.

“Selama 6 bulan di sana karena aku kan harus cari alternatif lain, jangan sampai dibedah. Kata dokter tidak mungkin balik normal, sembuh total,” ucapnya.

“Waktu itu harus merelakan kontrak dengan salah satu stasiun televisi swasta. Nggak munafik ya kita juga butuh uang. Tapi, ini kan nyawa ya,” tukas Nita Thalia.(int)

| BERITA TERBARU

Berita

Bharada Rendika Lubis Antar Brimob Polda Sumut Raih Penghargaan Admin Media Sosial Terbaik

17 Juni 2026 | 11:34 WIB
Simalungun

Kapolres Simalungun Hadirkan Harapan Baru bagi Nenek 76 Tahun Lewat Program Bedah Rumah

17 Juni 2026 | 10:50 WIB
Berita

Polda Sumut Tebar 1.000 Paket Sembako di Belawan, Wujud Nyata Kepedulian untuk Masyarakat

17 Juni 2026 | 10:31 WIB
Simalungun

Petir Merenggut Nyawa Seorang Ibu, Respons Cepat Polsek Bandar Huluan Selamatkan Keluarga Korban

16 Juni 2026 | 22:53 WIB
Berita

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Brimob Sumut Bangun Sanitasi Air Bersih untuk Sekolah di Tapanuli Selatan

16 Juni 2026 | 17:52 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara berita hoax sport

No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara berita hoax sport