Siantar Corner
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Siantar Corner
  • SMSI
  • danautoba.co.id
  • Siantar
  • Simalungun
  • Dunia
  • Bisnis
  • Future
  • Gallery
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Seremoni
Home Berita

Banjir Lahar Dingin di Sumbar, BPBD: 41 Korban Meninggal Dunia, 17 Orang Hilang

Editor: Dhev Fretes Bakkara
13 Mei 2024 | 12:29 WIB
in Berita
ADVERTISEMENT

Sumatera Barat Ilham Wahab mengatakan hingga Senin (13/5/2024) pagi, 41 orang meninggal akibat banjir yang menerjang wilayah Sumbar.

Diketahui, banjir bandang bercampur material lahar menerjang sejumlah kecamatan di Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Padang Panjang, Sumbar pada Sabtu (11/5) malam.

“Ini data masih tetap bergerak ya, kalau kemarin sampai sore, kita sudah mencatat ada 37. Kemudian pagi ini sudah bergerak lagi karena tadi malam ada penambahan korban dari kejadian di Padang. Ini data sementara kami korban sudah mencapai 41 orang,” kata Ilham dalam Sapa Pagi Kompas TV, Senin.

Ilham mengatakan, terkait warga yang dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian akibat banjir tersebut berjumlah 17 orang.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga kini terus memantau bencana banjir bandang yang melanda wilayah Sumatra Barat (Sumbar) pada Sabtu (11/5/2024) malam. Kejadian ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu Gunung Marapi.
BNPB mendapat laporan empat kabupaten terdampak cukup parah akibat kejadian ini yaitu Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Panjang, dan Kabupaten Padang Pariaman. “Hingga Minggu (12/5/2024) pukul 21.00 WIB tercatat total korban meninggal dunia akibat bencana ini mencapai 37 orang,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan pers pada Senin (13/5/2024).BNPB menyebut sebanyak 35 jenazah berhasil diidentifikasi dengan rincian di Kabupaten Agam 19 orang, Kabupaten Tanah Datar sembilan orang, Kabupaten Padang Panjang dua orang, Kabupaten Padang Pariaman tujuh orang. Dua jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi.

“Adapun perubahan jumlah korban disebabkan dinamika laporan dari masyarakat yang kemudian disesuaikan dengan catatan korban ditemukan, dan yang masih dalam pencarian oleh Basarnas dan TNI-POLRI,” ujar Abdul.
Abdul menyampaikan untuk sementara upaya pencarian dan pertolongan dihentikan pada Ahad malam. Hal ini mengingat kondisi malam hari di lokasi terdampak yang kurang penerangan dan adanya peringatan akan peningkatan getaran hujan di wilayah hulu.

Hingga Ahad (12/5/2024) malam, jumlah orang yang dilaporkan hilang sebanyak 17 orang. Sebanyak 14 orang hilang dari Kabupaten Tanah Datar dan tiga lainnya dari Kabupaten Agam.
“Upaya pencarian dan pertolongan akan dilanjutkan kembali pada hari ini (13/5/2024),” ujar Abdul.

Sementara itu, Pos Pengamatan Gunung Marapi mencatat peningkatan getaran hujan di Stasiun Batu Palano sejak Ahad pukul 20.35 WIB. BNPB mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran sungai yang berhulu ke Gunung Marapi agar selalu waspada akan potensi risiko bahaya susulan.

“Warga diharap melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman,” ujar Abdul.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan intensitas hujan yang sangat deras dan berdurasi panjang menjadi pemicu utama banjir bandang bercampur lahar gunung yang melanda tiga kabupaten/kota di Sumbar. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers virtual yang diikuti dari Padang Panjang, Sumbar, Ahad, mengatakan berdasarkan analisa per tanggal 8 Mei 2024 sudah ditemukan potensi hujan intensitas sedang hingga sangat deras dapat mengguyur wilayah Sumatera Barat.

“Potensi hujan yang demikian itu teramati dapat berlangsung secara lebih intensif oleh karena ada fenomena Sirkulasi Sinklonik, atau pembentukan awan dan belokan angin lokal,” ujarnya.

Merespons hal itu maka, ia menyebutkan, tim Meteorologi BMKG pada hari yang sama langsung menerbitkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang dapat berujung bencana hidro-meteorologi seperti banjir, longsor dan seterusnya di Sumatera Barat. Dalam peringatan dini tersebut BMKG meminta masyarakat di Sumbar, khususnya di daerah rawan bencana seperti pesisir, pegunungan, perbukitan waspada cuaca ekstrem mulai dari tanggal 9-12 Mei 2024.

“Dari rentetan ini puncaknya terjadi kemarin (Sabtu, 11/5/2024) hujan berlangsung mulai dari sore hingga malam di atas 150/200 mm sehingga banjir bandang diikuti oleh lahar melanda Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Kota Padang Panjang,” kata Dwikorita.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan intensitas hujan yang sangat deras dan berdurasi panjang menjadi pemicu utama banjir bandang bercampur lahar gunung yang melanda tiga kabupaten/kota di Sumbar. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers virtual yang diikuti dari Padang Panjang, Sumbar, Ahad, mengatakan berdasarkan analisa per tanggal 8 Mei 2024 sudah ditemukan potensi hujan intensitas sedang hingga sangat deras dapat mengguyur wilayah Sumatera Barat.

“Potensi hujan yang demikian itu teramati dapat berlangsung secara lebih intensif oleh karena ada fenomena Sirkulasi Sinklonik, atau pembentukan awan dan belokan angin lokal,” ujarnya.

| BERITA TERBARU

Berita

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sibolga Wujudkan Pengabdian Lewat Aksi Hijau di Pesisir Kota

23 Juni 2026 | 15:03 WIB
Berita

Poster Humanis dan Senyum Manis Polwan Tawarkan Kesejukan dan Kedamaian Saat Aksi Mahasiswa di DPRD Sumut

23 Juni 2026 | 13:28 WIB
Simalungun

Kapolres Simalungun Gelorakan Semangat Kebersamaan, Sat Samapta Juarai Turnamen Voli HUT Bhayangkara ke-80

23 Juni 2026 | 12:22 WIB
Simalungun

Polres Simalungun Tebar Kepedulian, 200 Warga Rasakan Manfaat Bakti Kesehatan dan Sosial HUT Bhayangkara ke-80

23 Juni 2026 | 11:18 WIB
Berita

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sibolga Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis sebagai Wujud Kepedulian untuk Masyarakat

23 Juni 2026 | 10:52 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara berita hoax sport

No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara berita hoax sport