Suasana duka menyelimuti keluarga Guntur Al Hafiz Tarigan, bocah berusia 7 tahun yang kehilangan nyawanya dalam kecelakaan tragis di Jalan Umum Km 4-5, Simpang Indomaret Margomulyo – Bandar Siantar, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, pada Sabtu (15/2/2025)
Sore itu ,Guntur tengah mengayuh sepedanya di tepi jalan dekat rumahnya. Tak ada yang menyangka, momen bermainnya akan berakhir menjadi tragedi. Sebuah truk Cold Diesel BA 9950 PU yang dikemudikan oleh Supran (42) melaju dari arah Simpang Indomaret Margomulyo menuju Bandar Siantar. Diduga kurang memperhatikan kondisi sekitar, truk tersebut menyenggol setang sepeda Guntur. Bocah itu kehilangan keseimbangan, terjatuh ke sisi kiri, dan terlindas ban belakang truk.
Warga sekitar yang melihat kejadian segera berlarian untuk menolong. Dengan panik, mereka membawa Guntur ke rumah sakit di Kota Pematangsiantar. Namun, dalam perjalanan, nyawanya tak tertolong. Tangis keluarga pun pecah saat mengetahui putra mereka telah pergi untuk selamanya.
Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Jonni FH Sinaga, SH, menjelaskan bahwa kepolisian segera merespons kejadian ini dengan melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta memeriksa saksi. “Saat ini kami masih mendalami penyebab pasti kecelakaan. Namun, ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di sekitar pemukiman,” ujarnya.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang tragedi di jalan raya. Keluarga Guntur kini hanya bisa meratapi kepergian anak mereka yang masih begitu kecil. Tetangga dan kerabat terus berdatangan untuk memberikan dukungan dan doa agar keluarga diberikan kekuatan menghadapi cobaan ini.
Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, agar lebih peduli terhadap keselamatan di jalan dan mencegah tragedi serupa terjadi di masa mendatang.

