Siantar Corner
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Siantar Corner
  • SMSI
  • danautoba.co.id
  • Siantar
  • Simalungun
  • Dunia
  • Bisnis
  • Future
  • Gallery
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Seremoni
Home Berita Regional
SMSI Gelar Seminar Nasional: Usulan Gelar Pahlawan untuk RM Margono Ditunda Demi Etika Politik

SMSI Gelar Seminar Nasional: Usulan Gelar Pahlawan untuk RM Margono Ditunda Demi Etika Politik

Editor: Dhev Fretes Bakkara
11 April 2025 | 20:13 WIB
in Regional
ADVERTISEMENT

JAKARTA — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat menggelar Seminar Nasional bertajuk “Peran RM Margono Djojohadikusumo dalam Membangun Indonesia”, Kamis (10/4/2025), di Hall Dewan Pers, Jakarta. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian panjang upaya mengusulkan pendiri Bank Negara Indonesia (BNI), RM Margono Djojohadikusumo, sebagai Pahlawan Nasional.

Namun, di tengah antusiasme peserta dan narasumber yang hadir dari berbagai kalangan, terselip kabar penting: pengusulan resmi gelar pahlawan untuk RM Margono ditunda.

Alasan Penundaan: Menghindari Konflik Etika dan Persepsi Publik

Ketua Umum SMSI, Drs. Firdaus, M.Si., dalam sambutannya menjelaskan bahwa penundaan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap situasi politik saat ini. RM Margono merupakan kakek dari Presiden Prabowo Subianto, dan keluarga besar—melalui Hashim Djojohadikusumo—meminta agar usulan tidak dilakukan saat Prabowo masih menjabat sebagai Presiden.

“SMSI memutuskan untuk menunda pengusulan ini demi menjaga etika dan menghindari kesan aji mumpung. Ini bukan akhir, hanya jeda. Proses kajian akademik dan seminar-seminar akan terus berjalan,” ujar Firdaus.

Ia menambahkan, “Presiden harus fokus melayani rakyat. Kita tidak ingin beliau harus terganggu hanya karena perlu menjelaskan sesuatu yang sebenarnya sudah kita rancang jauh hari sebelum beliau menjadi Presiden.”

Seminar Padat Ilmu dan Penuh Apresiasi

Seminar yang berlangsung sejak pagi itu dihadiri sejumlah tokoh penting. Acara dibuka secara resmi oleh Dirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial, Mira Riyati Kurniati. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa RM Margono adalah sosok yang tak hanya berjasa dalam perjuangan kemerdekaan, tetapi juga dalam membangun fondasi ekonomi Indonesia pasca kemerdekaan.

“BNI yang beliau dirikan menjadi salah satu pilar ekonomi bangsa. Jasa beliau patut dikenang dan dihargai secara nasional,” kata Mira.

Seminar ini juga diisi oleh paparan dari berbagai tokoh dan akademisi. Makalah kunci dari Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman dibacakan oleh Prof. Dr. Achmad Tjachja Nugraha. Sementara itu, para narasumber seperti Prof. Dr. Alamsyah dari Universitas Diponegoro dan Prof. Dr. Agus Mulyana dari Kementerian Kebudayaan memaparkan sisi sejarah dan kontribusi ekonomi RM Margono.

Tanggapan juga diberikan oleh sejumlah tokoh nasional seperti Prof. Dr. Albertus Wahyurudhanto, Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, Romo Chrisanctus Paschalis Esong, dan Prof. Yuddi Chrisnandi.

Menanti Momentum yang Lebih Bijak

Ketua Panitia Pengusul, Prof. Dr. dr. Fachmi Idris, M.Kes., menegaskan bahwa keputusan menunda bukan berarti menyerah.

“Justru ini menunjukkan kematangan dan kehati-hatian. Kajian sejarah tetap jalan. Sarasehan, diskusi, dan riset akan terus kami gelar baik lokal maupun nasional,” ujarnya.

Yohanes Handojo Budhisedjati, Penasihat Panitia Pengusul dari Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas), menyampaikan bahwa permintaan penundaan dari pihak keluarga adalah bentuk ketulusan.

“Presiden Prabowo dan Hashim Djojohadikusumo ingin menunjukkan bahwa mereka bekerja tulus untuk rakyat, bukan untuk glorifikasi pribadi,” ucap Yohanes.

Komitmen Bersama Lintas Lembaga

Seminar ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BTN, hingga Aris Production. Dukungan ini menunjukkan sinergi nasional dalam mengangkat kembali sejarah dan tokoh-tokoh besar bangsa.

Tampak hadir dalam acara ini sejumlah tokoh penting dan perwakilan dari berbagai wilayah, seperti Dr. Hartono Laras, Mayjen Herwin Supardjo, Mayjen Joko Warsito, Datuk Ujang Adam Malik, serta para pimpinan daerah SMSI.

Penundaan ini bukan langkah mundur, melainkan pijakan etis untuk melangkah lebih kuat di masa depan. RM Margono Djojohadikusumo tetap menjadi figur penting dalam sejarah bangsa, dan waktunya akan tiba untuk menerima penghargaan tertinggi dari negara—di saat yang benar-benar tepat.

| BERITA TERBARU

Siantar

Ketua DPRD Siantar Timbul Lingga Hadiri Upacara HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Dukungan Penuh untuk Polri yang Presisi dan Dicintai Rakyat

1 Juli 2026 | 10:01 WIB
Siantar

Satu Komando Pemuda Siantar! Ketua KNPI Siantar Arif Harahap Suarakan Apresiasi Emas di HUT Bhayangkara ke-80

1 Juli 2026 | 09:13 WIB
Siantar

Ketua DPRD Timbul Lingga Serukan Polri Semakin Dekat dengaKetua DPRD Timbul Lingga Serukan Polri Semakin Dekat dengan Rakyat di HUT Bhayangkara ke-80

1 Juli 2026 | 08:51 WIB
Simalungun

Haru Biru Di Aula Polres Simalungun: Kapolres Peluk Hangat Para Lansia dan Sapa Anak Yatim Piatu di HUT Bhayangkara Ke-80

30 Juni 2026 | 15:52 WIB
Simalungun

Suami Aniaya Istri hingga Tewas, Sat Reskrim dan Polsek Purba Polres Simalungun Ringkus Pelaku Hanya dalam Hitungan Jam

30 Juni 2026 | 10:28 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara berita hoax sport

No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara berita hoax sport