Sibolga, Tapanuli Tengah – Satuan Brimob Polda Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu penanggulangan bencana alam yang melanda wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Melalui personel SAR Batalyon A Pelopor, berbagai bentuk bantuan kemanusiaan disalurkan kepada masyarakat terdampak untuk mendukung pemulihan kebutuhan dasar dan keberlangsungan layanan pendidikan, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan kemanusiaan tersebut mencakup pendistribusian bantuan pendidikan, sembako, serta air bersih di sejumlah titik terdampak bencana. Personel SAR Batalyon A Pelopor berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah menyalurkan peralatan kebersihan sekolah dan perlengkapan belajar seperti tas, buku, serta alat tulis ke sekolah darurat SDN 155678 Hutanabolon 2 dan UPTD SDN 158505 Tukka di Kecamatan Tukka.
Bantuan ini diberikan untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan meski fasilitas pendidikan masih berada dalam kondisi terbatas pascabencana.
Tidak hanya itu, personel Brimob bersama para relawan turut mendistribusikan bantuan sembako kepada warga di Desa Sigiring-giring, Kecamatan Tukka, guna membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang sedang menjalani masa pemulihan. Sementara di Desa Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik, Brimob menyalurkan air bersih dengan memanfaatkan peralatan water treatment milik Sat Brimob Polda Sumut. Kehadiran fasilitas tersebut sangat membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih setelah bencana.
Komandan Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sumut, Kompol Mukhtar I. Kadoli, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam situasi darurat bencana.
“Kami berupaya menjawab kebutuhan paling mendasar masyarakat pascabencana, mulai dari pendidikan anak-anak, ketersediaan pangan, hingga akses air bersih. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menumbuhkan kembali semangat untuk bangkit,” ujar Kompol Mukhtar.
Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap pendidikan merupakan salah satu prioritas Brimob, agar anak-anak tetap termotivasi mengikuti proses belajar meski sarana yang tersedia masih terbatas. Di sisi lain, pemenuhan kebutuhan pangan dan ketersediaan air bersih juga menjadi fokus utama dalam mendukung percepatan pemulihan masyarakat terdampak.

