Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Liswati Wesly Silalahi menghadiri acara Syukuran Tahun Baru 2026 dan Doa Bersama bersama masyarakat Kelurahan Parhorasan Nauli, Kecamatan Siantar Marihat, Jumat (13/02/2026).
Liswati hadir bersama Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Happy Oikumenis Daely.
Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan Happy Oikumenis, Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan syukuran dan doa bersama tersebut.
“Momentum doa bersama seperti ini sangat penting, karena menjadi sarana mempererat persaudaraan sekaligus menguatkan rasa syukur atas perjalanan waktu yang telah dilalui serta harapan di tahun yang baru,” ujarnya.
Ia menambahkan, memasuki tahun baru tentu ada harapan akan kehidupan yang semakin baik, aman, dan sejahtera. Karena itu, Pemko Pematangsiantar terus berupaya menghadirkan pelayanan terbaik serta pembangunan yang merata bagi masyarakat.
Namun demikian, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah semata, melainkan juga membutuhkan dukungan, partisipasi, dan kebersamaan seluruh masyarakat.
Melalui kesempatan tersebut, Wesly yang diwakili Happy mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta menciptakan lingkungan yang harmonis dan kondusif.
“Dengan kebersamaan itulah kita dapat mewujudkan Kota Pematangsiantar yang semakin Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” katanya.
Ia juga berharap Kota Pematangsiantar dapat meningkatkan peringkat sebagai kota toleransi di Indonesia.
“Terakhir kita berada di peringkat lima. Semoga ke depan bisa meraih peringkat yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Liswati Wesly Silalahi mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian di Kota Pematangsiantar, khususnya di Kelurahan Parhorasan Nauli.
“Kerukunan antar umat beragama harus terus kita pelihara dan jaga bersama,” katanya.
Camat Siantar Marihat Pedi Arianto Sitopu menyampaikan, melalui kegiatan Syukuran Tahun Baru dan doa bersama ini diharapkan masyarakat semakin saling menghargai dan menjaga kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Acara tersebut juga diisi dengan doa bersama lintas agama yang dipimpin oleh Ikhsan Laode mewakili umat Islam, Langsung Sitorus mewakili umat Protestan, serta Tumpal Tampubolon mewakili umat Katolik. Kegiatan semakin meriah dengan penampilan hiburan dari murid-murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). (*)

