Polri memastikan seluruh rangkaian pengamanan Idulfitri 1447 H berjalan optimal. Kepastian ini disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., saat meninjau Pos Terpadu Pelayanan Idulfitri di Lapangan Merdeka Medan,Jumat (20/03/26) malam.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolri memimpin pemantauan nasional secara virtual sekaligus melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan kesiapan pengamanan di seluruh Indonesia.
“Baru saja kita laksanakan pengecekan langsung di beberapa pos terpadu. Saya ingin memastikan bahwa seluruh personel siap, dan pelayanan kepada masyarakat berjalan baik, mulai dari arus mudik, malam takbiran, hingga Salat Idulfitri,” ujar Kapolri kepada awak media.
Kapolri menjelaskan, pengamanan Lebaran dilakukan melalui sinergi lintas sektor bersama BMKG, Kementerian Perhubungan RI, Telkom Indonesia, TNI, serta jajaran Forkopimda di berbagai daerah. Koordinasi ini menjadi kunci menghadapi tingginya mobilitas masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idulfitri.
Pada malam takbiran, lebih dari 72.000 personel Polri diterjunkan untuk mengamankan takbir keliling serentak di seluruh Indonesia. Selain itu, pengamanan juga disiapkan untuk Salat Idulfitri, termasuk pengaturan lalu lintas dan pelayanan masyarakat di titik-titik strategis. Kapolri menegaskan bahwa seluruh jajaran harus memberikan pelayanan terbaik.
“Pelayanan prima kepada masyarakat harus menjadi prioritas. Masyarakat harus bisa beribadah dan merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman,” tegasnya.
Menyinggung arus balik, Kapolri menyoroti prediksi puncak pada 24–25 Maret 2026, dan gelombang kedua pada 28–29 Maret 2026. Untuk itu, Polri bersama Kemenhub menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa ganjil-genap, contraflow, dan one way, baik lokal maupun nasional. Berbagai pos pengamanan dan pos pelayanan juga disiapkan agar masyarakat dapat beristirahat dan mendapatkan bantuan ketika diperlukan.
Selain itu, Kapolri mengapresiasi capaian pengamanan arus mudik tahun ini. “Alhamdulillah, angka kecelakaan lalu lintas menurun 3,23 persen, sementara jumlah korban meninggal dunia turun 24,61 persen dibanding Operasi Ketupat tahun lalu. Ini berkat kedisiplinan masyarakat dan kerja keras seluruh personel,” ungkapnya.
Selama peninjauan di Medan, Kapolri juga mengecek kesiapan personel Polrestabes Medan, termasuk Tim JCS Sat Reskrim. Dalam kesempatan tersebut, Kapolri secara khusus menyalami dan memberikan apresiasi kepada para personel Timsus JCS yang bersiaga penuh pada malam takbiran, sebagai simbol penghargaan atas dedikasi mereka menjaga keamanan Kota Medan.
“Kami memberikan penghargaan kepada Timsus JCS. Mereka menunjukkan dedikasi dan kesiapan penuh, memastikan keamanan masyarakat di wilayah Polrestabes Medan,” kata Kapolri.
Sejumlah pejabat turut mendampingi Kapolri dalam kunjungan ini, antara lain Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., Dankorbrimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat, Asintel Panglima Mayjen TNI Rio Firdianto, Aslog Kapolri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Kadivhumas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, Wakil Gubernur Sumut H. Surya, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan, Walikota Medan Rico Waas, Wakil Walikota H. Zakiyuddin Harahap, dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. Kehadiran para pejabat menunjukkan soliditas dan sinergi dalam memastikan keamanan masyarakat selama puncak perayaan Idulfitri.

