Komitmen Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn dalam mendukung kehidupan beragama dan memperkuat kerukunan masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi nyata. Saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jalan Danau Tondano, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Selasa (16/06/2026), Wesly memberikan bantuan pribadi berupa 500 sak semen untuk mendukung pembangunan rumah ibadah tersebut.
Bantuan tersebut diserahkan langsung di hadapan jemaat dan panitia pembangunan, yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
“Bantuan saya dalam pembangunan gereja ini berupa 500 sak semen. Ini merupakan bantuan pribadi saya untuk mendukung pembangunan rumah ibadah ini,” ujar Wesly.
Kehadiran Wesly disambut hangat oleh Gembala Sidang GBI Pdt Daniel Edy Prajitno, Mayjen (Purn) Sumiharjo Pakpahan, panitia pembangunan, serta para jemaat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Bersama para tokoh gereja, panitia pembangunan, dan Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, Wesly turut melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan gereja yang diharapkan menjadi pusat pelayanan rohani bagi umat.
Dalam sambutannya, Wesly menegaskan bahwa peletakan batu pertama bukan hanya simbol dimulainya pembangunan fisik sebuah bangunan, melainkan juga menjadi simbol lahirnya harapan, kebersamaan, dan semangat gotong royong masyarakat.
“Pembangunan gereja ini diharapkan tidak hanya memberi manfaat bagi jemaat, tetapi juga membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar. Ini adalah wujud kebersamaan dan semangat membangun kehidupan yang lebih harmonis,” katanya.
Wesly juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan utama Kota Pematangsiantar sebagai kota yang dikenal dengan keberagamannya.
“Mari kita dukung pembangunan gereja ini hingga selesai dengan baik sehingga nantinya dapat digunakan untuk melayani umat dan menjadi berkat bagi banyak orang,” ajaknya.
Kepada panitia pembangunan, Wesly berpesan agar seluruh proses pembangunan dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga hasilnya benar-benar memberikan kenyamanan bagi jemaat.
Sementara itu, Gembala Sidang GBI Pdt Daniel Edy Prajitno menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran serta dukungan yang diberikan Wesly Silalahi terhadap pembangunan gereja tersebut.
Menurutnya, perhatian yang diberikan menjadi motivasi besar bagi jemaat dan panitia untuk menyelesaikan pembangunan rumah ibadah tersebut.
“Kami percaya Tuhan akan menolong Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam menghadapi berbagai tantangan. Terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Mayjen (Purn) Sumiharjo Pakpahan yang mengajak seluruh panitia dan jemaat untuk tetap menjaga semangat kebersamaan selama proses pembangunan berlangsung.
“Dengan kebersamaan dan semangat yang kuat, pembangunan gereja ini pasti dapat diwujudkan. Tuhan akan memberikan kekuatan, kelimpahan, dan berkat bagi seluruh pihak yang terlibat,” katanya.
Acara diawali dengan ibadah bersama dan ditutup dengan makan bersama dalam suasana penuh kehangatan dan persaudaraan. Kehadiran berbagai tokoh agama, tokoh masyarakat, dan unsur pemerintah semakin menegaskan bahwa semangat toleransi dan kebersamaan tetap menjadi fondasi kuat dalam kehidupan masyarakat Kota Pematangsiantar. (*)

