Komitmen kuat membangun sektor pariwisata terus ditunjukkan Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar, Hamzah Damanik, melalui berbagai gagasan strategis yang diyakini mampu mengangkat daya saing kota sebagai gerbang utama menuju kawasan wisata Danau Toba.
Dalam forum diskusi pengembangan pariwisata, sejumlah rekomendasi penting mengemuka, mulai dari pembangunan ruang seni sebagai wadah kreativitas, peningkatan infrastruktur pendukung destinasi, penyediaan transportasi wisata yang terintegrasi, hingga penguatan promosi digital dan pengelolaan citra positif Kota Pematangsiantar di media sosial.
Tak hanya itu, pengembangan ikon wisata baru seperti miniatur Rumah Bolon juga dinilai menjadi langkah strategis untuk menghadirkan destinasi yang lebih menarik dan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar, Hamzah Damanik, menegaskan bahwa kemajuan sektor pariwisata tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, komunitas, hingga para pemangku kepentingan.
Senada dengan itu, Jon Roi Purba menekankan bahwa masa depan pariwisata Pematangsiantar harus dibangun melalui semangat kebersamaan. Menurutnya, ketika kesadaran masyarakat terhadap pariwisata terus tumbuh dan seluruh sektor bergerak bersama, Pematangsiantar memiliki peluang besar menjadi kota yang sehat, cerdas, kreatif, sekaligus menjadi simpul utama pendukung pariwisata kawasan Danau Toba. Dengan sinergi yang kuat, berbagai potensi wisata diyakini mampu berkembang menjadi kekuatan baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

