Komitmen Polres Simalungun dalam mendampingi masyarakat terdampak banjir bandang di Kecamatan Dolok Batu Nanggar terus diwujudkan melalui aksi nyata. Tidak hanya mengamankan lokasi dan membantu proses evakuasi, personel kepolisian kini turun langsung memenuhi kebutuhan dasar warga dengan menyalurkan air bersih serta mengoperasikan dapur umum bagi para korban.
Pemandangan penuh kepedulian terlihat di Kantor Lurah Serbalawan. Sejumlah personel Polisi Wanita (Polwan) Polres Simalungun mengenakan celemek dan bahu-membahu memasak di dapur umum bersama petugas lintas instansi. Di saat yang sama, personel Samapta bersama anggota Polsek Dolok Batu Nanggar bergerak menyalurkan air bersih kepada warga yang masih kesulitan mendapatkan kebutuhan sehari-hari akibat banjir.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi musibah.
“Polres Simalungun terus memberikan dukungan secara berkelanjutan kepada masyarakat terdampak banjir, mulai dari pendistribusian air bersih hingga membantu operasional dapur umum untuk memenuhi kebutuhan para korban,” ujar AKP Verry Purba, Jumat (31/7/2026).
Distribusi air bersih difokuskan kepada masyarakat di Nagori Bandar Selamat yang hingga kini masih merasakan dampak banjir bandang. Bantuan tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar warga sembari menunggu kondisi lingkungan benar-benar pulih.
Sementara itu, tenda darurat bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dapur umum telah beroperasi di Kantor Lurah Serbalawan. Dapur umum ini merupakan hasil koordinasi antara Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., Pemerintah Kabupaten Simalungun, Dinas Sosial, serta unsur Forkopimca.
Di dapur umum tersebut, personel Polwan Polres Simalungun ikut memasak ratusan porsi makanan yang nantinya dibagikan kepada warga terdampak. Langkah ini dilakukan karena banyak korban belum dapat memasak sendiri akibat peralatan rumah tangga mereka masih terendam maupun dipenuhi lumpur.
Aksi kemanusiaan tersebut melengkapi rangkaian penanganan bencana yang sejak pagi dipimpin langsung Kapolres Simalungun. Sebelumnya, AKBP Marganda Aritonang bersama Forkopimca meninjau lokasi banjir di Jalan H.A.R. Syihab, Pasar Bawah Serbalawan, sekaligus berdialog dengan masyarakat guna mendengar langsung kondisi yang mereka alami.
Dari hasil peninjauan diketahui, banjir dipicu meluapnya Sungai Sikam yang menerima aliran air dari kawasan perkebunan PT Bridgestone di Nagori Batu Silangit. Bersama pemerintah daerah, Polres Simalungun turut mengkaji langkah-langkah pencegahan agar bencana serupa tidak kembali terjadi.
Berdasarkan data sementara, banjir berdampak pada sekitar 400 rumah warga, masing-masing 150 rumah di Kelurahan Serbalawan, 100 rumah di Nagori Dolok Kataran, dan 150 rumah di Nagori Dolok Meranggir I. Meski menyebabkan kerugian material yang cukup besar, musibah ini dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.
Hingga Jumat sore, personel Sat Samapta, Satlantas, serta Polsek Dolok Batu Nanggar masih disiagakan di lokasi untuk membantu pembersihan sisa lumpur, mengamankan distribusi bantuan, serta memastikan aktivitas masyarakat berangsur normal kembali.
AKP Verry Purba menegaskan, Polres Simalungun akan terus mendampingi masyarakat hingga proses pemulihan pascabanjir selesai sepenuhnya.
“Kami akan terus hadir bersama masyarakat, memastikan bantuan tersalurkan dengan baik, serta memberikan rasa aman selama proses pemulihan berlangsung,” tegasnya.
Sinergi antara Polri, BPBD, Pemerintah Kabupaten Simalungun, Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, dan unsur Forkopimca diharapkan mampu mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat yang terdampak banjir bandang di Kecamatan Dolok Batu Nanggar.

