Deru mesin yang menggema di kawasan perkebunan PTPN IV Toba Sari, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, bukan sekadar menandai berakhirnya sebuah kompetisi. Bagi Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf. Agus Muchtadi Rangkuti, S.E., M.I.P., gelaran Sumatera Utara Rally 2026 justru menyimpan pesan yang lebih besar: olahraga dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan potensi daerah kepada dunia.
Pesan tersebut disampaikan Agus Muchtadi saat menghadiri penutupan FIA Asia Pacific Rally Championship (APRC) Round 3 dan IMI National Rally Championship Round 4 di Lapangan Toba Sari, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Minggu (9/8/2026).
Kehadiran Dandim 0207/Simalungun dalam penutupan event otomotif bergengsi tersebut menunjukkan dukungan TNI terhadap kegiatan yang tidak hanya berkaitan dengan olahraga, tetapi juga memiliki dimensi promosi pariwisata, ekonomi masyarakat dan pembinaan generasi muda.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Bupati Simalungun Dr. H. Anton Ahmad Saragih, S.E., M.M., Pembina IMI Sumut Dr. H. Musa Rajekshah, Ketua IMI Sumut Harun Mustafa Nasution, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., Kasiops Korem 022/Pantai Timur Letkol Arm. Marzuq Ashidiqi, S.Sos., M.M., M.Tr.Han, perwakilan FIA, Manager PTPN IV Armansyah Putra, jajaran pemerintah daerah serta para peserta rally.
Rangkaian Sumut Rally 2026 sebelumnya diawali dengan pelepasan para pembalap di Lapangan Adam Malik, Kota Pematangsiantar. Selanjutnya, sebanyak 45 pereli dari berbagai daerah dan mancanegara harus menaklukkan lintasan menantang di kawasan PTPN IV Toba Sari pada 7–9 Agustus 2026.
Sejumlah pereli papan atas, termasuk Ryan Nirwan dan Musa Rajekshah alias Ijeck di kelas RC2, turut ambil bagian dalam persaingan yang menyuguhkan karakter lintasan tanah dan bebatuan.
Namun, bagi Dandim Agus Muchtadi Rangkuti, nilai penting dari event tersebut tidak berhenti ketika perlombaan berakhir.
“Rally Sumut bukan sekadar ajang kompetisi otomotif.”
Agus menilai event tersebut merupakan momentum strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkenalkan keindahan alam dan kekayaan budaya Sumatera Utara kepada masyarakat luas.
“Selamat atas kemenangan yang diraih dalam ajang bergengsi Sumatera Utara Rally 2026 atau FIA Asia Pacific Rally Championship (APRC) Round 3 dan IMI National Rally Championship Round 4,” ujar Agus.
Ia berharap pelaksanaan rally dapat memberikan dampak positif yang lebih luas, terutama dalam mendorong promosi pariwisata serta membangun semangat generasi muda untuk mengembangkan kegiatan-kegiatan positif.
“Rally Sumut bukan sekadar ajang kompetisi otomotif, tetapi juga merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi, mempromosikan keindahan alam dan budaya Sumatera Utara, serta membangkitkan semangat generasi muda dalam mengembangkan pariwisata dan kegiatan positif lainnya,” katanya.
Pandangan Dandim tersebut memperlihatkan bahwa olahraga dapat menjadi kekuatan lain dalam membangun daerah.
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kawasan Toba Sari dan Simalungun selama pelaksanaan rally, potensi wisata alam yang selama ini menjadi kekayaan daerah mendapatkan ruang promosi di hadapan peserta dan pengunjung dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.
Bagi Agus Muchtadi Rangkuti, sinergitas menjadi kunci agar momentum tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan. TNI, pemerintah daerah, kepolisian, penyelenggara, dunia usaha dan masyarakat dapat mengambil peran masing-masing untuk memastikan event berskala nasional dan internasional memberikan manfaat nyata bagi daerah.
Sementara itu, Bupati Simalungun juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, aparat keamanan dan seluruh pihak yang menyukseskan kegiatan. Menurutnya, kepercayaan kepada Simalungun sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus peluang untuk mengangkat potensi pariwisata daerah.
Dengan ditutupnya Sumut Rally 2026 di Toba Sari, bukan hanya catatan kemenangan para pereli yang tersisa. Ada pekerjaan yang lebih besar untuk memastikan deru mesin di lintasan Toba Sari berubah menjadi gaung promosi Simalungun dan Sumatera Utara di tingkat nasional maupun internasional.
Dan di tengah momentum itu, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf. Agus Muchtadi Rangkuti menunjukkan satu pesan penting: pengabdian kewilayahan bukan hanya tentang menjaga keamanan, tetapi juga ikut mendorong setiap potensi positif yang dapat membawa nama daerah dan masyarakat semakin dikenal.
(Pendim 0207/Sml)

