Polisi tak hanya hadir ketika pelanggaran terjadi. Di tengah aktivitas masyarakat, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pematangsiantar menunjukkan peran sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat dengan mengedepankan pendekatan humanis.
Upaya itu diwujudkan melalui Aksi Keselamatan Tertib Berlalu Lintas Bersama Mitra Grab yang digelar di depan Aspol, Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Jumat (14/8/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Pematangsiantar AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H., CPHR, didampingi KBO IPTU Syawalludin Nasution, S.H., Kanit Turjawali IPDA Ami Alhasir Harahap, S.H., Kaurmintu AIPTU Darwin Sitorus, S.H., bersama pimpinan dan para driver Mitra Grab.
Tak sekadar memberikan imbauan, personel Sat Lantas berdialog langsung dengan para pengemudi Grab. Mereka diberikan edukasi mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas, keselamatan berkendara serta risiko yang dapat timbul akibat mengabaikan aturan di jalan raya.
AKP Simon E. Simatupang menegaskan, tugas polisi bukan semata-mata melakukan penindakan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar keselamatan menjadi budaya bersama.
«“Polisi hadir bukan hanya untuk menindak pelanggaran, tetapi juga memberikan edukasi dan mengajak masyarakat bersama-sama menciptakan keselamatan berlalu lintas,” ujar AKP Simon.»
Dalam kegiatan tersebut, para driver mendapat pemahaman tentang safety riding, bahaya pelanggaran lalu lintas serta pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan. Penggunaan helm berstandar SNI dan sabuk pengaman juga kembali ditekankan sebagai bagian penting dalam melindungi keselamatan pengendara maupun penumpang.
Pendekatan tersebut dinilai penting mengingat pengemudi transportasi daring memiliki mobilitas tinggi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap hari. Karena itu, mereka diharapkan tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga mampu menjadi contoh bagi pengendara lainnya.
Sat Lantas Polres Pematangsiantar pun mendorong para driver Grab untuk ikut menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, sehingga pesan tertib berkendara tidak berhenti di lingkungan kepolisian, tetapi ikut menyebar di tengah masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara kepolisian, komunitas pengemudi dan masyarakat dalam membangun budaya berlalu lintas yang aman, tertib dan berkeselamatan.
«“Dengan sinergi dan kepedulian bersama, kita ingin menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib. Keselamatan masyarakat adalah yang utama,” tegas AKP Simon.»
Melalui kegiatan tersebut, Sat Lantas Polres Pematangsiantar kembali menegaskan bahwa kehadiran polisi di jalan bukan hanya untuk menegakkan aturan, tetapi juga memastikan setiap masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan selamat.
/Humas P Siantar

