Gelaran Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 memasuki tahap pematangan. Pemerintah Kota Pematangsiantar bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pematangsiantar dan panitia penyelenggara memperkuat sinergi untuk menghadirkan ajang balap motor yang bukan hanya kompetitif, tetapi juga menjadi ruang pembinaan olahraga dan penggerak ekonomi masyarakat.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang digelar di Ruang Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Rabu (26/8/2026). Rapat dihadiri Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar Junaedi A Sitanggang SSTP MSi mewakili Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn, Ketua KONI Pematangsiantar Riau Alexander Siahaan, jajaran pimpinan OPD, unsur kepolisian, serta panitia pelaksana.
Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Buatan Terminal Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Minggu (13/9/2026). Sebanyak 15 kelas perlombaan disiapkan dengan total hadiah mencapai Rp100 juta.
Kehadiran KONI Pematangsiantar dalam persiapan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat arah pembinaan olahraga di Kota Pematangsiantar. Ajang ini diharapkan mampu memberikan ruang kompetisi yang sehat bagi para pembalap sekaligus membuka kesempatan bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakatnya melalui jalur olahraga otomotif.
Sekda Pematangsiantar Junaedi A Sitanggang menegaskan, Pemko Pematangsiantar memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan event tersebut. Menurutnya, keberhasilan kegiatan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk Forkopimda, KONI, akademisi, perangkat daerah, panitia, dan masyarakat.
Junaedi juga menekankan pentingnya keterlibatan pelaku UMKM lokal. Kehadiran Road Race, kata dia, harus memberikan manfaat yang lebih luas sehingga geliat ekonomi masyarakat ikut tumbuh bersamaan dengan semarak kegiatan olahraga.
“Road Race Wali Kota Cup 2026 harus benar-benar berdampak kepada masyarakat,” ujarnya.
Dukungan serupa disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pematangsiantar Johannes Sihombing SSTP MSi. Ia menyebut fasilitas pemantauan yang dimiliki Pemko dapat mendukung aspek mitigasi dan pengawasan selama kegiatan berlangsung.
Menurut Johannes, dua unit CCTV online yang berada di kawasan Terminal Tanjung Pinggir telah terhubung dengan website Pemko Pematangsiantar. Kamera tersebut mengarah ke area dalam terminal dan kawasan AMD.
“Ini juga bagian dari mitigasi yang mungkin nanti dalam pelaksanaan dan seterusnya bisa dimanfaatkan. CCTV kita sampai sekarang tetap aktif,” katanya.
Sementara itu, panitia yang diwakili Rocky Marbun didampingi Bongsu Pakpahan menargetkan sekitar 5.000 penonton hadir menyaksikan perhelatan tersebut.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, panitia kini memfokuskan persiapan pada aspek teknis dan kesiapan lokasi. Survei lapangan akan dilakukan dalam waktu dekat sebagai bagian dari finalisasi penyelenggaraan.
Rocky menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemko Pematangsiantar terhadap pelaksanaan Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026.
“Terima kasih atas dukungan penuh dari Pemko Pematangsiantar. Dalam waktu dekat, survei lokasi akan dilakukan untuk finalisasi teknis kegiatan,” ujarnya.
Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 dirancang bukan sekadar menjadi tontonan olahraga otomotif. Event ini membawa misi menyediakan wadah positif bagi komunitas dan penggemar otomotif di Pematangsiantar dan sekitarnya, sekaligus melatih generasi muda dalam berorganisasi serta mengelola kegiatan otomotif secara profesional.
Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar Hamzah Fanshuri Damanik SSTP MSi, perwakilan Kapolres Pematangsiantar, para pimpinan OPD, anggota DPRD Pematangsiantar Hendra Pardede yang juga terlibat sebagai panitia, serta Camat Siantar Martoba Rilan Syakban Pohan SSTP MSi.
Dengan dukungan Pemko dan KONI Pematangsiantar, Road Race Wali Kota Cup 2026 diharapkan menjadi salah satu panggung penting bagi perkembangan olahraga otomotif sekaligus memperkuat ekosistem olahraga, kepemudaan, dan ekonomi kreatif di Kota Pematangsiantar.

