Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol Fadillah Zulkarnaen, S.I.K., mengapresiasi pembenahan kawasan Jermal XV yang dilakukan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. Ia juga mengajak masyarakat bersatu memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba demi mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif.
Ajakan tersebut disampaikan Fadillah saat melaksanakan Sholat Subuh berjamaah sekaligus kegiatan Subuh Keliling di Masjid Al Ikhlas, Jalan Jermal XV, Jalan Purnawirawan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (24/10/2026).
Dalam arahannya, Fadillah menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Dukungan dan keterlibatan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah peredaran narkoba serta melindungi generasi muda dari dampak buruk penyalahgunaan barang terlarang tersebut.
“Kita prihatin banyak anak muda meninggal karena overdosis. Dampak narkoba ini cukup banyak, bahkan dapat mendorong orang melakukan tindak pidana. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga dan menolak narkoba,” pesannya kepada jemaah.
Ia mengajak masyarakat Jermal XV menyatukan tekad untuk menolak narkoba dan berperan aktif menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing. Menurutnya, persoalan narkoba harus dihadapi melalui kerja sama yang kuat antara kepolisian dan masyarakat.
“Kami mohon dukungan dan support dari bapak dan ibu sekalian agar peredaran narkoba di lokasi ini dapat dikurangi, bahkan tidak ada lagi,” ujarnya.
Fadillah juga mengajak masyarakat Sumatera Utara memperkuat komitmen bersama dalam memberantas narkoba. Ia menekankan pentingnya kepedulian warga agar lingkungan tidak menjadi tempat berkembangnya peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Sumut menyampaikan apresiasi kepada Kapolrestabes Medan atas pembenahan kawasan Jermal XV. Ia berharap perubahan yang telah dilakukan dapat terus diperkuat melalui sinergi kepolisian dan masyarakat.
Kegiatan Subuh Keliling itu juga menjadi bagian dari program “Polisi Bersama Masyarakat”. Fadillah menegaskan bahwa program tersebut bukan sekadar slogan, melainkan upaya membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat agar kehadiran polisi benar-benar dirasakan.
Ia turut mengingatkan bahwa Sholat Subuh berjamaah hendaknya dilaksanakan atas kesadaran menjalankan kewajiban agama, bukan karena paksaan akibat program kepolisian.
Melalui kegiatan tersebut, Wakapolda Sumut berharap kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat, terutama dalam menolak narkoba, menjaga kamtibmas, dan menciptakan lingkungan Jermal XV yang aman serta kondusif.

