Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Salah satunya dilakukan Polsek Siantar Marihat Polres Pematangsiantar melalui kegiatan sambang dan monitoring terhadap petani binaan yang sedang menjemur hasil panen jagung di Jalan Bahkora II, Kelurahan Marihat Jaya, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar, Selasa (28/7/2026) sore sekitar pukul 15.00 WIB.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Marihat Jaya, Aiptu Erick F. Marbun, sebagai bentuk pendampingan sekaligus memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama proses pascapanen berlangsung.
Kapolsek Siantar Marihat, AKP David Eka Putra, S.H., mengatakan hasil panen jagung milik petani binaan, Dapot Ompu Sunggu, mencapai sekitar 1 ton. Hasil tersebut menjadi bukti kerja keras para petani sekaligus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.
Selain melakukan monitoring, Bhabinkamtibmas juga menyerap aspirasi para petani terkait mekanisme penjualan hasil panen jagung kepada Bulog. Sejumlah petani menyampaikan harapan agar kebijakan pembelian dan penetapan harga lebih berpihak kepada petani, sehingga tidak kalah bersaing dengan para penampung di luar Bulog.
Tak hanya itu, petani juga mengeluhkan proses pembayaran hasil panen yang dinilai masih sering mengalami keterlambatan. Kondisi tersebut diharapkan menjadi perhatian agar semangat petani dalam meningkatkan produksi tetap terjaga.
Menurut AKP David Eka Putra, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas para petani bukan sekadar melakukan pemantauan keamanan, tetapi juga menjadi jembatan penyampaian aspirasi masyarakat kepada pihak terkait.
“Melalui kegiatan ini, Polri ingin memastikan masyarakat, khususnya para petani, merasa didampingi dan didengar. Kehadiran Bhabinkamtibmas juga bertujuan mempererat silaturahmi, menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, serta mendukung penuh program pemerintah di bidang ketahanan pangan,” ujar Kapolsek.
Dengan kegiatan sambang tersebut, Polsek Siantar Marihat berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat, sehingga program ketahanan pangan nasional dapat berjalan optimal, sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para petani dalam menjalankan aktivitasnya.

