Pemerintah Kota Pematangsiantar memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Turnamen Futsal Generasi Emas Cup Pematangsiantar, sebuah kompetisi antar gereja yang digagas Organisasi Generasi Emas Ministry (GENMAS). Lebih dari sekadar pertandingan olahraga, turnamen ini diharapkan menjadi wadah mempererat persaudaraan lintas gereja sekaligus memperkuat citra Pematangsiantar sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi.
Komitmen tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Pematangsiantar, Fidelis Sembiring, S.STP., M.Si., saat menerima panitia penyelenggara. Ia menegaskan Pemerintah Kota siap memberikan dukungan maksimal agar kegiatan berjalan sukses dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Fidelis mengajak organisasi kepemudaan untuk terus membangun kolaborasi dengan pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan. Menurutnya, sinergi yang kuat akan melahirkan gerakan positif yang mampu membina generasi muda, memperkuat persatuan, serta menciptakan dampak nyata bagi pembangunan Kota Pematangsiantar.
“Jadikan turnamen ini sebagai berkat bagi kota. Pematangsiantar harus menjadi kota toleransi nomor dua di Indonesia. Melalui kegiatan seperti ini, persaudaraan, kebersamaan, dan semangat membangun daerah harus semakin kuat,” tegas Fidelis.
Ketua Panitia Turnamen, Ev. Joan Pakpahan, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kota. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi besar bagi panitia untuk menghadirkan turnamen yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga membawa pesan persatuan di tengah keberagaman.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Pematangsiantar melalui Bapak Asisten I, Fidelis Sembiring, atas dukungan dan apresiasi terhadap turnamen futsal antar gereja ini. Kami berharap kegiatan ini mampu mempererat persaudaraan masyarakat, membangkitkan semangat berkarya, dan semakin menguatkan nilai-nilai toleransi antarumat beragama,” ujarnya.
Hal senada disampaikan perwakilan DPD Generasi Emas Ministry dan Formag Siantar-Simalungun, Pdt. Hendri Sibuea, S.E., S.Th. Ia berharap turnamen ini menjadi momentum lahirnya terobosan baru yang mengangkat nama Pematangsiantar sebagai salah satu simbol toleransi di Indonesia.
“Kiranya kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga membawa berkat, memperkuat kerukunan, serta memberi dampak positif bagi seluruh masyarakat demi kemuliaan Tuhan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Generasi Emas Ministry, Pdt. Kaspril Tarigan, menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan sukses. Ia optimistis Generasi Emas Cup akan menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, membangun karakter sportif, sekaligus mempererat persaudaraan lintas gereja.
Dengan mengusung semangat persatuan, sportivitas, dan toleransi, Generasi Emas Cup Pematangsiantar diharapkan tidak hanya melahirkan juara di lapangan, tetapi juga memperkuat harmoni sosial serta mengukuhkan Pematangsiantar sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia.

