Siantar Corner
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Siantar Corner
  • SMSI
  • danautoba.co.id
  • Siantar
  • Simalungun
  • Dunia
  • Bisnis
  • Future
  • Gallery
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Seremoni
Home Berita
HUT ke-65 Bank Sumut, Subhan Pardosi Ungkap Strategi Sumut Naik Kelas dan Bidik IPO 2028

HUT ke-65 Bank Sumut, Subhan Pardosi Ungkap Strategi Sumut Naik Kelas dan Bidik IPO 2028

Editor: Siantar Corner
4 November 2026 | 14:38 WIB
in Berita
ADVERTISEMENT

Memasuki usia ke-65 tahun, Bank Sumut terus menyiapkan langkah untuk tumbuh lebih besar, memperkuat pelayanan, dan semakin dekat dengan masyarakat. Tak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, bank kebanggaan masyarakat Sumatera Utara ini juga mulai mempersiapkan diri menuju perusahaan terbuka atau Initial Public Offering (IPO) pada 2028.

 

Semangat tersebut menjadi bagian dari perayaan HUT ke-65 PT Bank Sumut (Perseroda) Cabang Konvensional Pematangsiantar, Rabu (4/11/2026), yang mengusung tema “Selalu Ada Ruang untuk Tumbuh Bersama”.

 

Kepala Cabang Bank Sumut Konvensional Pematangsiantar, Subhan Pardosi, mengatakan usia 65 tahun bukan alasan untuk berpuas diri. Sebaliknya, momentum ini menjadi pengingat bahwa masih banyak peluang yang bisa dikembangkan.

HUT ke-65 Bank Sumut, Subhan Pardosi Ungkap Strategi Sumut Naik Kelas dan Bidik IPO 2028

Menurutnya, semangat bertumbuh harus terlihat dari kinerja perusahaan, pelayanan kepada nasabah, hingga manfaat yang dirasakan masyarakat.

 

Dari sisi kinerja, Bank Sumut mencatat hasil positif hingga Oktober 2026. Laba bersih mencapai Rp689 miliar atau tumbuh 16,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Total aset juga sudah menembus Rp49,03 triliun, tumbuh 3,12 persen. Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp40,36 triliun atau meningkat 3,07 persen. Adapun kredit dan pembiayaan tercatat sebesar Rp32,60 triliun, tumbuh 0,64 persen.

 

Meski demikian, Subhan mengakui masih ada pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian, terutama bagaimana dana masyarakat yang berhasil dihimpun bisa lebih banyak disalurkan menjadi kredit produktif.

 

Ia mencontohkan, dalam setahun dana masyarakat bertambah sekitar Rp1,2 triliun. Namun, pertumbuhan kredit dan pembiayaan baru sekitar Rp200 miliar.

 

“Artinya, dari setiap seratus rupiah tambahan dana yang berhasil dihimpun, baru sekitar tujuh belas rupiah yang berhasil kita transformasikan menjadi kredit dan pembiayaan baru,” kata Subhan kepada Mistar.id, Rabu (4/11/2026).

 

Menurutnya, kondisi tersebut harus dilihat sebagai peluang untuk memperbaiki strategi penyaluran kredit. Bank Sumut tidak ingin sekadar mengejar angka besar, tetapi memastikan kredit yang diberikan benar-benar sehat dan membantu usaha masyarakat berkembang.

 

“Ketika seorang pedagang tumbuh, Bank Sumut ikut tumbuh. Ketika sebuah usaha membuka lapangan kerja, Bank Sumut ikut mengambil bagian, dan ketika sebuah keluarga memiliki rumah pertamanya, Bank Sumut ikut hadir di dalam cerita itu,” ungkapnya.

 

Subhan juga mengingatkan bahwa ada tiga hal penting yang harus terus dijaga, yakni kredit harus tumbuh, dana masyarakat harus meningkat, dan rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) semakin membaik.

 

Jalankan Strategi 3N, Jangan Hanya Menunggu di Kantor

 

Menghadapi sisa waktu hingga akhir 2026, Subhan mengajak seluruh jajaran Bank Sumut untuk lebih aktif bergerak dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

 

Ia memperkenalkan prinsip 3N sebagai langkah sederhana yang harus diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.

 

Pertama, Nagih (Datang). Artinya, petugas harus aktif mendatangi nasabah, bukan hanya menunggu mereka datang ke kantor. Dengan turun langsung ke lapangan, persoalan nasabah bisa diketahui lebih awal dan dicarikan solusi.

 

Kedua, Nata (Rapikan). Seluruh proses kerja, dokumen, dan pelayanan harus dibenahi agar lebih cepat, tertib, dan memberikan kepastian kepada nasabah.

 

Ketiga, Nuntun (Tuntun). Bank Sumut harus mampu membimbing nasabah memanfaatkan layanan yang tersedia, mulai dari aplikasi New SUMUT Mobile, penggunaan QRIS bagi pelaku usaha, hingga berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada generasi muda di lingkungan perbankan.

 

“Jangan hanya menjual produk, tetapi tuntun nasabah supaya bisa memanfaatkannya dengan maksimal,” menjadi semangat yang ditekankan dalam strategi tersebut.

 

2027 Bidik KUR Rp5 Triliun dan 4.000 Rumah

 

Memasuki fase tiga tahun ke depan dengan semangat “Sumut Naik Kelas”, Bank Sumut telah melayani 2.025.463 nasabah dana dan 274.683 nasabah kredit serta pembiayaan.

 

Di bidang digital, sebanyak 684.019 nasabah telah menggunakan kartu Bank Sumut dan 419.830 nasabah aktif menggunakan mobile banking. Aktivitas transaksi tercatat 61,34 persen dilakukan secara online dan 38,66 persen secara offline.

 

Untuk 2027, Bank Sumut menyiapkan sejumlah target besar. Di antaranya menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp5 triliun, menyalurkan KPR FLPP untuk 4.000 unit rumah, serta memperluas penggunaan QRIS dengan target 120.000 merchant.

 

Subhan mengatakan, pencapaian target tersebut harus dimulai dengan lebih banyak turun ke lapangan, mendengarkan kebutuhan masyarakat, dan membangun hubungan yang baik dengan nasabah.

 

Sementara itu, tahun 2028 menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan transformasi Bank Sumut. Jika seluruh persetujuan pemegang saham dan otoritas terpenuhi, Bank Sumut menargetkan diri melangkah menjadi perusahaan terbuka melalui IPO.

 

“Ketika hal itu terjadi, standar kita harus berubah. Kita tidak lagi hanya dinilai oleh diri kita sendiri. Investor, pasar, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan akan melihat tata kelola, transparansi, serta kualitas kredit kita,” jelas Subhan.

 

Ia bahkan membayangkan, suatu saat masyarakat yang selama ini menjadi nasabah Bank Sumut bukan hanya menyimpan uang, tetapi juga berkesempatan menjadi bagian dari pemilik perusahaan melalui kepemilikan saham.

 

Di usia ke-65 ini, Bank Sumut ingin terus berkembang menjadi bank yang semakin kuat, modern, dan dipercaya masyarakat.

 

Target akhirnya, ketika masyarakat dan pelaku usaha di Sumatera Utara semakin maju, Bank Sumut juga ikut tumbuh dan naik kelas bersama mereka.

 

 

| BERITA TERBARU

Berita

Peserta FORENAS PELKESI dari Berbagai Daerah Kunjungi RS Vita Insani, Kagumi Perkembangan dan Pelayanannya

4 November 2026 | 16:53 WIB
Berita

HUT ke-65 Bank Sumut, Subhan Pardosi Ungkap Strategi Sumut Naik Kelas dan Bidik IPO 2028

4 November 2026 | 14:38 WIB
Berita

Kapolres Pematangsiantar Silaturahmi ke Kantor Pusat GKPS

4 November 2026 | 12:41 WIB
Berita

Lagi Kusuk Refleksi, Ban Serap Mobil Raib! Residivis Curas Ditangkap,Kunap Diburu

4 November 2026 | 00:38 WIB
Simalungun

Beraksi Dini Hari di Pintu Tol Simpang Panei, Dua Pencuri iPhone 15 Plus Diringkus Jatanras

3 November 2026 | 22:12 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara fons infamis sport

No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara fons infamis sport