Makanan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar soal menu bergizi, tetapi juga memastikan setiap makanan yang sampai ke tangan penerima manfaat benar-benar aman untuk dikonsumsi.
Hal itu menjadi perhatian Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Pematangsiantar yang melaksanakan Safety Food di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Pematangsiantar, sebelum makanan didistribusikan kepada penerima manfaat, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasi Dokkes Polres Pematangsiantar Penda Anita R. Turnip, S.Kep., Ns. Pemeriksaan dilakukan sebagai bentuk pengawasan untuk memastikan makanan yang diproduksi SPPG memenuhi aspek keamanan pangan.
Dalam pelaksanaan Safety Food, petugas Dokkes melakukan pemeriksaan secara organoleptik dengan memperhatikan rasa, bau, dan warna makanan. Pemeriksaan juga mencakup kandungan boraks, nitrit, arsenit, dan formalin.
Tidak berhenti pada pemeriksaan makanan, petugas Dokkes juga memberikan edukasi kepada para petugas dapur SPPG mengenai pentingnya menjaga kebersihan bahan makanan sejak tahap persiapan.
Petugas diberikan arahan mengenai cara mencuci sayur dan buah dengan benar. Bahan mentah terlebih dahulu dipilah satu per satu, kemudian direndam menggunakan Mama Lemon selama 5–10 menit dan dibersihkan dengan air mengalir hingga bersih.
Selanjutnya, bahan sayuran direndam menggunakan air garam selama sekitar tiga menit di dalam wadah sebelum siap diproses dan dimasak hingga matang.
Edukasi juga diberikan terkait pencucian ompreng agar dilakukan dengan cara yang baik dan benar hingga benar-benar bersih. Petugas pengisian ompreng turut diingatkan untuk menjaga kebersihan selama proses pengisian makanan.
Tak kalah penting, jenis serta takaran makanan yang dimasukkan ke dalam ompreng harus disesuaikan dengan ketentuan dan takaran yang telah ditetapkan ahli gizi.
Untuk penerima tingkat SMA, menu MBG yang disiapkan SPPG YKB Cabang Pematangsiantar terdiri dari nasi putih, telur ceplok sambal, tumis tahu kecap, mix vegetable, dan buah semangka merah.
Program tersebut akan didistribusikan kepada 2.784 penerima manfaat, yang terdiri dari 52 anak TK, 1.124 siswa SMP, 1.292 siswa SMA, 12 ibu hamil, 63 ibu menyusui, serta 236 balita.
Besarnya jumlah penerima manfaat membuat aspek keamanan pangan menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan. Setiap tahapan, mulai dari bahan makanan, proses pengolahan hingga pengisian ompreng, harus mendapat perhatian agar makanan yang diterima masyarakat tetap aman dan layak konsumsi.
Kasi Dokkes Polres Pematangsiantar Penda Anita R. Turnip, S.Kep., Ns. mengatakan, pelaksanaan Safety Food merupakan bagian dari upaya memastikan kualitas dan keamanan MBG sebelum didistribusikan.
“Selama pelaksanaan Safety Food Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG 2 YKB Cabang Pematangsiantar berjalan lancar serta dipastikan aman,” pungkasnya.
Pengawasan tersebut menjadi langkah penting agar program MBG tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat, tetapi juga memberikan jaminan bahwa makanan yang disajikan diproses dengan memperhatikan prinsip kebersihan dan keamanan pangan.
Humas Polres Pematangsiantar

