Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili 2026, Pemerintah Kota Medan menggelar pasar murah di dua titik, yakni Kelurahan Sei Rengas II, Kecamatan Medan Area, serta Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 9 hingga 13 Februari 2026 ini, dibuka secara resmi oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di Lapangan Barasokai, Jalan Rahmadsyah, Kecamatan Medan Area, Senin (9/2/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan bahwa pasar murah digelar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang perayaan Imlek. Menurutnya, Pemko Medan ingin memastikan warga dapat membeli kebutuhan harian dengan harga lebih terjangkau demi meringankan beban ekonomi.
“Melalui pasar murah ini, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Rico. Ia menambahkan, Pemko Medan mengalokasikan subsidi sebesar Rp50 juta untuk pelaksanaan pasar murah tersebut. Stok komoditas dipersiapkan untuk lima hari dan akan ditambah apabila terjadi kekurangan di tengah pelaksanaan. “Kalau habis ya kita restock lagi. Intinya, ini ada lima hari ke depan. Disubsidi, nominal subsidinya sebesar 50 juta rupiah,” jelasnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Citra Effendi Capah, menyampaikan bahwa pasar murah ini juga bertujuan menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus membantu pengendalian inflasi di Kota Medan menjelang hari besar keagamaan nasional.
Pasar murah digelar di dua lokasi untuk memudahkan akses warga. Masyarakat Kecamatan Medan Labuhan, Medan Marelan, dan Medan Belawan diarahkan berbelanja ke Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli. Sementara warga Kecamatan Medan Kota, Medan Tembung, dan kawasan sekitarnya dapat berbelanja di Kelurahan Sei Rengas II, Kecamatan Medan Area.
Sedikitnya delapan jenis kebutuhan pokok dijual dengan harga subsidi dalam kegiatan ini, yakni beras medium, gula pasir, telur, tepung terigu, kacang tanah kupas, margarin, minyak goreng, serta aneka sirup. Harga komoditas ditetapkan lebih rendah dari harga pasar. Beras medium dijual Rp12.100 per kilogram dari harga pasar Rp15.500 per kilogram; gula pasir Rp15.000 dari harga pasar Rp17.500; tepung terigu Rp8.740 dari harga pasar Rp10.500; dan telur Rp1.350 per butir dari harga pasar Rp1.900.
Selain itu, kacang tanah kupas dijual Rp30.400 per kilogram, minyak goreng Sania 1 liter Rp17.700, margarin Palmia 200 gram Rp6.400, serta berbagai varian sirup dengan harga yang berada di bawah pasaran.
Kegiatan pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang merayakan Imlek maupun warga lainnya untuk memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau selama momentum hari besar tersebut.

