Siantar Corner
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Siantar Corner
  • SMSI
  • danautoba.co.id
  • Siantar
  • Simalungun
  • Dunia
  • Bisnis
  • Future
  • Gallery
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Seremoni
Home Berita
Jogi Sitanggang Geram! Tokoh Muda Siantar Desak Tindakan Tegas Pasca Kasus Oknum Dosen Nakal di Nommensen

Jogi Sitanggang Geram! Tokoh Muda Siantar Desak Tindakan Tegas Pasca Kasus Oknum Dosen Nakal di Nommensen

Editor: Dhev Fretes Bakkara
1 Maret 2026 | 17:48 WIB
in Berita
ADVERTISEMENT

Kasus oknum dosen di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar yang menyeret nama Rudiarman Purba kini menjadi perhatian serius masyarakat. Peristiwa ini tidak hanya memicu kemarahan publik, tetapi juga mengguncang rasa aman dan kepercayaan terhadap dunia pendidikan di Kota Pematangsiantar.

 

Di tengah derasnya sorotan, Jogi Sitanggang, tokoh muda Pematangsiantar, angkat bicara dengan sikap tegas dan tanpa kompromi.

 

Jogi Sitanggang: Ini Penghinaan terhadap Marwah Pendidikan

 

Menurut Jogi, peristiwa ini bukan sekadar kasus individu, melainkan pukulan keras terhadap reputasi lembaga pendidikan yang selama ini dihormati.

 

“Sejak dulu Nommensen Siantar dikenal sebagai perguruan tinggi yang melahirkan banyak pengajar dan tokoh pendidikan di kota ini. Banyak guru dan akademisi berasal dari sana. Ketika terjadi kasus seperti ini, maka itu adalah penghinaan terhadap marwah lembaga pendidikan,” tegas Jogi.

 

Ia menilai, kepercayaan masyarakat adalah fondasi utama institusi pendidikan. Ketika fondasi itu retak, maka yang dipertaruhkan bukan hanya nama kampus, tetapi masa depan generasi muda.

 

Desakan Transparansi dan Langkah Konkret dari Kampus

 

Jogi mendesak pihak kampus untuk tidak bersikap pasif. Ia meminta agar segera dilakukan langkah konkret, mulai dari penonaktifan oknum yang bersangkutan hingga proses etik internal yang terbuka.

 

Baginya, transparansi adalah kunci untuk memulihkan kepercayaan publik.

 

“Jangan ada yang ditutup-tutupi. Publik berhak tahu bahwa kampus benar-benar serius menegakkan integritas,” ujarnya.

 

Tekanan Keras kepada Polres Pematangsiantar

 

Tak hanya kepada pihak kampus, Jogi juga memberikan peringatan keras kepada aparat penegak hukum, khususnya Polres Pematangsiantar, agar bertindak cepat dan profesional.

 

“Polres harus menunjukkan bahwa hukum tidak tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Jika laporan dan bukti sudah ada, maka proseslah secara hukum. Jangan biarkan masyarakat menilai ada pembiaran.”

 

Menurutnya, lambannya penanganan justru akan memperbesar kekecewaan publik dan memunculkan spekulasi negatif.

 

Aktivis Siap Kawal Hingga Tuntas

 

Lebih jauh, Jogi menegaskan dirinya bersama sejumlah aktivis dan elemen masyarakat siap mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia bahkan menyatakan kesiapan untuk mengambil langkah konkret apabila aparat tidak segera bertindak.

 

“Kalau aparat tidak mampu atau lamban menangani, kami bersama aktivis lain siap mencari dan menangkap oknum tersebut untuk kemudian mengantarkannya langsung ke Polres. Ini bukan ancaman, ini bentuk tanggung jawab moral demi menjaga kota ini dari praktik yang mencederai dunia pendidikan.”

 

Pernyataan ini mencerminkan besarnya kekecewaan sekaligus tekad masyarakat untuk memastikan keadilan ditegakkan.

 

Momentum Pembenahan Dunia Pendidikan di Siantar

 

Jogi menambahkan, kemarahan publik saat ini bukan sekadar luapan emosi, melainkan tuntutan nyata akan keadilan dan perlindungan terhadap mahasiswa.

 

Ia berharap, kasus ini menjadi titik balik pembenahan sistem pengawasan, etika, dan penegakan hukum di lingkungan pendidikan.

 

Kini, masyarakat Pematangsiantar menanti langkah nyata dari pihak kampus dan aparat penegak hukum. Satu hal yang pasti: publik tidak ingin kasus ini berakhir tanpa kejelasan.

 

Dan di tengah pusaran polemik, satu suara yang paling lantang terdengar adalah suara Jogi Sitanggang — simbol kegelisahan sekaligus harapan generasi muda Siantar terhadap tegaknya integritas pendidikan.

| BERITA TERBARU

Simalungun

Wakapolres Simalungun Pimpin Langsung Pengamanan Sinode Besar GPI 2026, Kehadiran Menko AHY dan Ribuan Jemaat Berlangsung Aman

3 Juli 2026 | 14:15 WIB
Simalungun

Kapolres Simalungun Apresiasi Prestasi Kapolda Sumut Raih Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo, Jadi Penyemangat Pengabdian Polri untuk Masyarakat

3 Juli 2026 | 10:30 WIB
Simalungun

Pelarian Berakhir di Banten, Polsek Gunung Malela Bekuk Penggelap Motor dan Dua Ponsel Milik Warga Simalungun

3 Juli 2026 | 02:02 WIB
Siantar

Bung Kennedy N. Gurning Resmi Nahkodai DPC GMNI Pematangsiantar 2026–2028, Siap Satukan Kader dan Hadirkan Gerakan Perubahan

2 Juli 2026 | 18:03 WIB
Siantar

Polsek Siantar Martoba Respons Cepat Keluhan Warga, Mediasi Berhasil Akhiri Kebisingan Musik hingga Dini Hari

2 Juli 2026 | 17:56 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara berita hoax sport

No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara berita hoax sport