PEMATANGSIANTAR – Pelantikan pengurus DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pematangsiantar Masa Bakti 2026-2029 menjadi momentum untuk menggerakkan pemuda agar tidak sekadar aktif berorganisasi, tetapi juga tampil sebagai motor perubahan dan pembangunan kota.
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn bahkan secara khusus menantang KNPI untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi pemuda dalam berkarya, berwirausaha, berprestasi, dan mengambil bagian dalam pembangunan.
“Mari kita bersama-sama menciptakan ruang yang lebih luas bagi pemuda untuk berkarya, berwirausaha, berprestasi, dan mengambil bagian dalam pembangunan kota yang kita cintai ini,” tegas Wesly dalam sambutannya pada pelantikan pengurus DPD KNPI Kota Pematangsiantar Masa Bakti 2026-2029 di Lapangan Parkir Pariwisata, Jalan Merdeka, Kamis (13/08/2026) sore.
Pelantikan diawali prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan yang dipimpin Ketua DPD KNPI Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Aldi Syahputra Siregar, dilanjutkan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan.
Wesly yang hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.
Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan. Di balik prosesi tersebut terdapat tanggung jawab besar untuk membawa KNPI menjadi organisasi kepemudaan yang semakin solid dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemuda Bukan Sekadar Penerus
Wesly menegaskan pemuda merupakan salah satu kekuatan penting dalam pembangunan daerah.
Pemuda, katanya, bukan hanya diposisikan sebagai penerus estafet kepemimpinan, tetapi juga harus tampil sebagai pelopor perubahan, sumber kreativitas, inovasi, dan energi positif bagi kemajuan Kota Pematangsiantar.
Karena itu, Wesly berharap KNPI dapat menjadi rumah besar bagi seluruh pemuda Pematangsiantar. Tempat berhimpun, berdiskusi, bertukar gagasan, sekaligus melahirkan program yang benar-benar menjawab kebutuhan generasi muda.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Wesly mengajak KNPI membangun kolaborasi dengan Pemko Pematangsiantar, dunia pendidikan, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga seluruh elemen masyarakat.
Ia juga berpesan kepada jajaran pengurus baru agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Bangun komunikasi yang baik, jaga kekompakan, hindari perpecahan, dan jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk melahirkan gagasan-gagasan yang lebih baik,” pesannya.
Wesly optimistis jika seluruh pemuda bersatu dan bergerak bersama, KNPI mampu memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Pematangsiantar sekaligus mendukung terwujudnya kota yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.
“Semoga kepengurusan yang baru ini dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada generasi muda,” ujar Wesly.
Ia menutup sambutannya dengan ajakan yang menjadi pesan utama pelantikan tersebut.
“Pemuda bersatu, pemuda berkarya, Indonesia maju.”
Hanya 11 Hari Persiapan
Ketua Panitia Fransisco Sibarani mengungkapkan bahwa pelantikan pengurus KNPI kali ini dipersiapkan dalam waktu yang sangat singkat.
Hanya dalam 11 hari, panitia bekerja mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan.
Menurut Fransisco, proses menuju pelantikan sempat diwarnai dinamika setelah Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kota Pematangsiantar pada Mei 2026. Namun, seluruh proses akhirnya dapat diselesaikan sehingga kepengurusan periode 2026-2029 bisa dilantik.
“Persiapan kami hanya 11 hari. Kami bisa menggelar ini karena dukungan penuh dari Pemerintah Kota Pematangsiantar,” ujar Fransisco.
Arif: Seragam Ini Simbol Amanah
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kota Pematangsiantar Masa Bakti 2026-2029 Arif Harahap menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Ia secara khusus mengapresiasi organisasi kepemudaan, kelompok Cipayung, serta seluruh elemen pemuda dan masyarakat yang memberikan mandat untuk memimpin KNPI.
Namun, Arif menegaskan pelantikan tersebut tidak boleh berhenti pada euforia.
Baginya, seragam yang dikenakan para pengurus bukan sekadar pakaian organisasi, melainkan simbol tanggung jawab.
“Kita tidak ingin pelantikan ini hanya menjadi euforia semata. Seragam yang kita pakai ini merupakan simbol amanah untuk membawa perubahan di Kota Pematangsiantar,” katanya.
Pesan serupa disampaikan Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPD KNPI Kota Pematangsiantar Ilal Mahdi Nasution. Ia mengingatkan bahwa sejarah bangsa Indonesia tidak pernah lepas dari peran pemuda. Begitu juga dengan perjalanan Kota Pematangsiantar yang penuh dinamika.
Karena itu, ia mengajak seluruh pemuda menjaga kekompakan dan soliditas.
“Selamat kepada Arif Harahap yang telah dilantik sebagai Ketua DPD KNPI Kota Pematangsiantar. Pimpinlah organisasi ini. Mari berkolaborasi untuk membangun Kota Pematangsiantar,” tandasnya.
Pelantikan Ditutup Ikrar Siantar Aman dan Damai
Menariknya, pelantikan tersebut juga dirangkai dengan pembacaan Ikrar Siantar Aman dan Damai.
Ikrar kemudian ditandatangani oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama para pimpinan organisasi yang hadir sebagai simbol komitmen bersama menjaga keamanan, kedamaian, dan persatuan di Kota Pematangsiantar.
Turut hadir unsur Forkopimda, perwakilan Dandim 0207/Simalungun, anggota DPRD Kota Pematangsiantar Metro B Hutagaol, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak SH SIK MH, Kajari Pematangsiantar Erwin Purba SH, sejumlah pimpinan OPD, serta para pimpinan organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan.
Hadir pula pengurus GP Ansor, Alwashliyah, perwakilan perguruan tinggi, Legiun Veteran, Cipayung Plus, GRIB, DPD PASU, dan berbagai elemen pemuda lainnya.
Kini, setelah kepengurusan baru resmi dilantik, tantangan KNPI Pematangsiantar bukan lagi soal siapa yang memimpin. Tantangannya adalah membuktikan bahwa pemuda benar-benar mampu menjadi penggerak perubahan—bukan sekadar penonton pembangunan.

