Evakuasi mobil Toyota Innova yang dikemudikan Encon Sihaloho yang tenggelam di Danau Toba setelah jatuh dari Tongging, Merek, 31 Juli 2024.
Proses evakuasi dimulai pukul 10.00 WIB, polisi bekerjasama dengan penyelam dari Pos SAR Danau Toba terlebih dahulu memastikan mobil dalam keadaan kosong.
Selanjutnya puing mobil diikat dengan drum plastik agar tak bergeser dari lokasi awal penemuan.
Tim penyelam dibantu petugas dari Satlantas Polres Tanah Karo mengikat tali ke puing mobil untuk diderek ke daratan.
Akibat kejadian ini Encon Sihaloho meninggal dunia.
“Sudah (dievakuasi),” kata Kasi Humas Porles Tanah Karo Aiptu Budi Sastra Surbakti, Kamis (1/8/2024).
Budi mengatakan proses evakuasi mobil jenis Toyota Innova itu sempat tertunda saat malam kejadian dan dilanjutkan pada pagi tadi. Usai dievakuasi, mobil tersebut dibawa ke Satlantas Polres Tanah Karo
“Proses evakuasi mobil pada malam kejadian sempat tertunda menunggu pagi dan tadi proses evakuasi mobil kembali dilaksanakan dengan peralatan pendukung yang telah disediakan. (Dibawa) ke Satlantas,” ujarnya.
Budi mengatakan awalnya korban berangkat ke kantor Camat Pematang Silima Huta untuk rapat perayaan Hari Kemerdekaan RI, pada Rabu (31/7) sekira pukul 08.00 WIB. Setelah rapat selesai, korban pun pulang.
“Jadi, pada pukul 08.00 WIB, korban berangkat ke kantor camat untuk rapat 17 Agustus. Kira-kira pukul 12.00 WIB, rapat selesai dan korban langsung pulang,” kata Budi.
Pada pukul 16.00 WIB, kata Budi, korban mengendarai mobil Toyota Innova dan beriringan dengan keponakannya yang mengemudikan mobil Mitsubishi L300. Lalu, setibanya di lokasi kejadian, yakni di Desa Tongging, Kecamatan Merek, keponakan korban melihat mobil korban sudah tidak berada di jalan.
Kemudian, keponakan korban langsung berhenti dan melihat ke arah tebing. Saat itu, keponakan korban melihat mobil korban telah terjatuh ke Danau Toba.
“Keponakan korban yang sedang fokus berkendara, melihat bahwa mobil yang dikendarai korban tidak berada pada jalan yang beriringan. Keponakannya berhenti, melihat ke arah tebing, dan melihat mobil korban terjun ke bawah tebing setinggi 50 meter dan jatuh ke dalam Danau Toba,” sebutnya.
Melihat kejadian itu, keponakan korban meminta pertolongan kepada masyarakat. Lalu, peristiwa itu dilaporkan ke Pos Lantas Merek dan Polsek Tiga Panah.
Budi menyebut pihaknya masih menyelidiki penyebab terjunnya mobil korban. Namun, dugaan sementara kecelakaan itu dipicu karena human error atau kelalaian .

