Upaya memberantas peredaran narkotika di Kabupaten Simalungun kembali diperkuat. Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M., menyambangi Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Simalungun, Rabu (23/9/2026).
Kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi. Pertemuan Kapolres dengan Kepala BNN Simalungun AKBP Suhana Sinaga, S.Kom., M.Si., menjadi momentum memperkuat komunikasi, pertukaran informasi dan koordinasi dalam menghadapi penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, sinergi kedua instansi diperlukan untuk menghadapi persoalan narkotika yang dapat berdampak langsung terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Simalungun,” ujar Verry saat dikonfirmasi, Rabu malam.
Kapolres bersama rombongan tiba di Kantor BNN Simalungun, Jalan Sudirman, Pematang Raya, Kecamatan Raya, sekitar pukul 13.30 WIB dan disambut langsung Kepala BNN Simalungun.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin, S.H., M.H., Kasat Reskrim AKP Wisnugraha Paramaartha, S.T.K., S.I.K., CPHR, CBA., Kasat Intelkam AKP Tombor Marbun, S.H., Kasat Narkoba AKP Charles Hartono Nababan, S.H., M.H., Kanit Tipidkor Sat Reskrim IPDA Ricardo Pasaribu, S.H., M.M., serta Kasubag Umum Tomy Albert Hutauruk, S.H.
Sementara dari BNN Simalungun hadir Penyuluh Narkoba Ahli Pertama Erianson Saragih, S.Psi., Perencanaan Ahli Pertama Lili Anggraini, S.Kom., serta sejumlah staf BNN Simalungun.
Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi membahas perkembangan persoalan narkotika di wilayah Kabupaten Simalungun, termasuk pentingnya komunikasi dan pertukaran informasi dalam mendukung upaya pencegahan maupun penanganan kasus narkotika.
“Pertemuan ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi mengenai perkembangan situasi narkotika, sekaligus pertukaran informasi sesuai kewenangan masing-masing instansi guna mendukung langkah pencegahan dan penanganan permasalahan narkotika,” jelas Verry.
Menurutnya, persoalan narkotika tidak hanya berkaitan dengan tindak pidana, tetapi juga berpotensi memicu berbagai persoalan sosial dan gangguan Kamtibmas.
Karena itu, koordinasi antara kepolisian dan BNN dinilai penting agar langkah pencegahan, sosialisasi maupun penegakan hukum dapat berjalan lebih terpadu sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan berakhir sekitar pukul 14.05 WIB dalam keadaan aman serta lancar.
Verry mengatakan, komunikasi antara Polres Simalungun dan BNN Simalungun diharapkan semakin intensif, terutama dalam memantau perkembangan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Simalungun.
“Hubungan komunikasi dan koordinasi antara Polres Simalungun dengan BNN Kabupaten Simalungun diperkirakan akan semakin intensif dalam rangka penanganan permasalahan narkotika di wilayah Kabupaten Simalungun ke depan,” tuturnya.
Ia menambahkan, sinergitas lintas instansi akan terus didorong melalui koordinasi, sosialisasi, pencegahan hingga penegakan hukum sesuai ketentuan dan kewenangan masing-masing.
“Kami berharap komunikasi dan koordinasi antara Polres Simalungun dengan BNN Kabupaten Simalungun terus dipelihara dan ditingkatkan, khususnya dalam pertukaran informasi terkait perkembangan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” pungkas Verry.
