Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, menyatakan komitmennya untuk meningkatkan akses layanan BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin di wilayahnya. Dalam audiensi yang berlangsung pada Rabu (12/03/2025), dengan Kepala Cabang BPJS Kesehatan dan Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut, Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Simalungun akan menargetkan untuk meningkatkan jumlah peserta BPJS Kesehatan yang aktif hingga mencapai 98% dari total jumlah penduduk.
Bupati juga menegaskan bahwa program BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) akan diberikan kepada masyarakat miskin, serta profesi-profesi yang kurang terjangkau, seperti guru ngaji, penggali kubur, dan bilal mayit. Selain itu, pihaknya juga akan berupaya mengaktifkan kembali peserta BPJS PBI yang statusnya sudah tidak aktif.
Dalam pertemuan tersebut, Kacab BPJS Kesehatan Pematangsiantar, dr. Kiki Chrismatmar Marbun, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, hanya 64% peserta yang aktif di Kabupaten Simalungun, dan bahwa target tahun ini adalah untuk mencapai 98% kepesertaan di seluruh daerah. Sementara itu, Wakil Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut, Sanco Simanullang, juga menyampaikan pentingnya program jaminan sosial ketenagakerjaan, yang mencakup beberapa aspek seperti jaminan hari tua, kecelakaan kerja, pensiun, kematian, dan lainnya.
Bupati menambahkan bahwa meskipun tantangannya besar, peningkatan kepesertaan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan adalah bagian dari visi misi Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk kesejahteraan masyarakat. Pertemuan ini juga membahas permasalahan yang ada terkait denda BPJS dan fasilitas kesehatan yang perlu diperbaiki.

