Siantar Corner
No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
No Result
View All Result
Siantar Corner
  • SMSI
  • danautoba.co.id
  • Siantar
  • Simalungun
  • Dunia
  • Bisnis
  • Future
  • Gallery
  • Hiburan
  • Lifestyle
  • Seremoni
Home Uncategorized

Peringati Hari Ulos, Pameran dan Lomba Fashion Show Digelar di Siantar

Editor: Dhev Fretes Bakkara
21 November 2019 | 09:29 WIB
in Uncategorized
ADVERTISEMENT

 

Peringatan Hari Ulos di Kota Pematangsiantar dirangkai dengan perlombaan fashion show dan pameran. Sebanyak 68 peserta berperan dalam perlombaan fashion show dilaksanakan di aula Hotel Sapadia, lantai 6 Pematangsiantar, Kamis (21/11).

Walikota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM dalam sambutannya saat membuka perlombaan fashion show dan pameran mengatakan, upaya  pemerintah dalam menetapkan Ulos menjadi warisan Budaya Tak Benda Nasional wajar disambut baik dengan gembira, khususnya oleh suku Batak.

“Kita juga perlu memelihara warisan budaya nenek moyang tersebut dan sudah menjadi tugas kita bersama untuk menjaga dan meningkatkan kesadaran budaya tersebut di tengah-tengah masyarakat, terkhusus guna pewarisan kebudayaan kepada generasi penerus kita,” katanya.

Dikatakan Hefriansyah, Ulos bagi masyarakat Batak pada awalnya dimaknai sebagai perlambang setiap pemberian hula-hula kepada pihak boru. Ulos adalah kain tenun yang diwariskan leluhur. Ulos selalu setia mengiringi perjalanan kultural Batak, baik pada upacara pernikahan, kelahiran, duka, maupun suka.

Peringatan Hari Ulos Kota Pematangsiantar tahun 2019 ini, lanjutnya, merupakan kali kedua. Tahun lalu, juga sudah dilaksanakan.

“Alhamdulillah sudah terlaksana dengan baik. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan untuk melestarikan budaya,” sebutnya seraya menambahkan, bangsa yang besar juga bangsa yang tidak akan lupa akan sejarah budaya dan nenek moyangnya.

Untuk itu, katanya lagi, dengan diselenggarakannya Peringatan Hari Ulos yang dirangkai lomba fashion show, dharapkan masyarakat Kota Pematangsiantar melestarikan budaya. Terutama kepada generasi muda, remaja, pelajar, dan generasi penerus agar lebih bisa dan mampu lebih dini mengenal budaya.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh News Corner (@newscorner.id) pada 21 Nov 2019 jam 1:33 PST

Dengan diselenggarakannya lomba fashion show, Hefriansyah mengharapkan masyarakat Kota Pematangsiantar dapat melestarikan Ulos.

“Terutama kepada anak-anak kami sebagai generasi penerus, agar lebih dini mengenal budaya Ulos. Kepada para pengrajin Ulos yang saat ini ikut serta dalam pameran hari ini, kami mengharapkan agar tetap berkarya dan memproduksi Ulos yang lebih berkualitas. Sehingga Kota Pematangsiantar mempunyai produk unggulan yang lebih baik lagi ke depan,” terangnya.

Hefriansyah juga berpesan kepada para peserta agar menjadi contoh yang baik.

“Mari kita banyak mencontoh yang baik menjadi figur. Teruslah menggali potensi yang ada menjadi seorang pelajar dan siswa yang baik, yang cerdas, dan yang pintar. Jaga dan bawa nama baik Kota Pematangsiantar,” ajak Hefriansyah.

Hefriansyah juga menegaskan kepada masyarakat Kota Pematangsiantar, “Kita haramkan berbicara SARA di Pematangsiantar, bicara suku, bicara agama, ras, warna kulit, dan lain sebagainya.”

Alasannya, “Karena kita nggak minta itu, tetapi itu adalah kodrat dari Tuhan yang maha kuasa. Dengan berwarna-warni serta beraneka ragam, alangkah indahnya Kota Pematangsiantar yang kita cintai ini. Sebab Kota Pematangsiantar sangat heterogen, sangat majemuk apa yang ada di Pematangsiantar. Suku banyak, tingkah pola manusia juga beragam. Tapi Alhamdulillah Kota Pematangsiantar adalah kota paling toleran di Indonesia.”

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Pematangsiantar Jadimpan Pasaribu SH dalam laporannya menyampaikan, dengan diselenggarakannyan lomba fashion show, diharapkan masyarakat Kota Pematangsiantar dapat melestarikan Ulos. Kepada para pengrajin, diharapkan tetap berkarya dan memroduksi Ulos yang lebih berkualitas. Sehingga Kota Pematangsiantar mempunyai produk unggulan.

Dilanjutkan Jadimpan, lomba fashion show diikuti 68 peserta. Mereka terbagi dalam tiga kategori, yaitu Anak-anak (6-12 tahun) sebanyak 30 orang, kategori Remaja (13-16 tahun) sebanyak 19 orang, dan kategori Dewasa (17 tahun ke atas) sebanyak 19 orang.

Peringatan Hari Ulos Kota Pematangsiantar tahun 2019 dihadiri Ketua DPRD Pematangsiantar diwakili Jani Apohan Saragih SH, Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Pematangsiantar Ny Syahputri Hefriansyah Br Hutabarat, perwakilan Partuha Maujana Kota Pematangsiantar, dan beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para orangtua peserta lomba. (*)

| BERITA TERBARU

Simalungun

Respons Cepat Polsek Tanah Jawa Lindungi Anak di Bawah Umur, Polres Simalungun Beri Apresiasi Tinggi

23 Juli 2026 | 23:58 WIB
Berita

Satresnarkoba Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu Dalam Dinding Mobil Diwarnai Kejar-Kejaran di Jalan Tol Hingga Kebun Sawit

23 Juli 2026 | 11:28 WIB
Siantar

Satresnarkoba Polres Pematangsiantar Gagalkan Peredaran Narkoba, 100 Gram Sabu, Ganja dan 20 Butir Ekstasi Disita

23 Juli 2026 | 07:30 WIB
Berita

Berantas Penyakit Masyarakat, Polres Sibolga Amankan Penjual Miras Ilegal dan Sita Belasan Botol

22 Juli 2026 | 23:32 WIB
Siantar

Laporan Warga ke Call Center 110 Langsung Ditindak, Polsek Siantar Timur Bubarkan Kerumunan Pemuda Secara Humanis

22 Juli 2026 | 23:23 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara berita hoax sport

No Result
View All Result
  • Berita
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Dunia
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga

© 2017-2026 Siantarcorner.com

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara berita hoax sport