Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas tidak hanya dilakukan di jalan raya, tetapi juga dimulai dari bangku pendidikan anak usia dini. Komitmen itu ditunjukkan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Simalungun dengan menggandeng PTPN IV Regional I Kebun Bangun untuk merehabilitasi Taman Lalu Lintas di TK Tunas Bangsa, Nagori Senio, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.
Koordinasi yang berlangsung pada Rabu (22/7/2026) tersebut menjadi langkah nyata dalam menghadirkan kembali sarana edukasi keselamatan berlalu lintas yang layak bagi anak-anak sebagai bekal membentuk karakter disiplin sejak dini.
Kasat Lantas Polres Simalungun, IPTU Devi Siringo-ringo, SH, S.Sos., MH, mengatakan rehabilitasi Taman Lalu Lintas menjadi perhatian karena fasilitas tersebut memiliki fungsi strategis sebagai media pembelajaran bagi anak-anak untuk mengenal rambu-rambu, tata cara berkendara yang benar, serta pentingnya keselamatan di jalan.
“Kami berkoordinasi dengan pihak PTPN IV Regional I Kebun Bangun dan TK Tunas Bangsa guna membahas rencana perehapan Taman Lalu Lintas agar kembali dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana edukasi keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, IPTU Devi didampingi Kanit Kamsel Satlantas Polres Simalungun, Ipda Sarman C.H. Sitanggang, SE. Keduanya meninjau langsung lokasi sekaligus berdiskusi dengan kepala sekolah dan manajemen PTPN IV mengenai konsep perbaikan fasilitas edukatif tersebut.
Menurutnya, keberadaan Taman Lalu Lintas memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman dasar anak terhadap aturan lalu lintas melalui metode belajar yang menyenangkan dan mudah dipahami.
“Anak-anak perlu dikenalkan dengan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Karena itu, fasilitas seperti Taman Lalu Lintas harus tetap terawat dan representatif agar proses pembelajaran berjalan maksimal,” jelasnya.
Hasil pertemuan itu pun membuahkan kabar baik. Manajemen PTPN IV Regional I Kebun Bangun menyatakan dukungannya dan menyetujui rencana rehabilitasi Taman Lalu Lintas tersebut.
“Alhamdulillah, pihak PTPN IV menyambut baik rencana ini dan berkomitmen untuk segera merealisasikan perehapan dalam waktu dekat,” ungkap IPTU Devi.
Ia menilai kolaborasi antara kepolisian, dunia usaha, dan lembaga pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang memiliki kesadaran berlalu lintas sejak dini. Sinergi seperti ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di masa depan.
Seluruh rangkaian koordinasi berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Satlantas Polres Simalungun berharap rehabilitasi Taman Lalu Lintas segera terealisasi sehingga dapat kembali menjadi sarana pembelajaran yang efektif dalam membentuk generasi muda yang disiplin, patuh aturan, dan mengutamakan keselamatan saat berada di jalan raya.

