Komitmen Polres Simalungun dalam memastikan program makan bergizi berjalan aman dan berkualitas kembali dibuktikan. Melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes), pemeriksaan Food Safety dilakukan secara serentak di tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Senin (27/7/2026). Hasilnya, seluruh makanan yang akan didistribusikan kepada 8.305 penerima manfaat dinyatakan aman, layak konsumsi, dan bebas dari bahan kimia berbahaya.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan langkah preventif untuk menjamin setiap menu yang disajikan memenuhi standar keamanan pangan sebelum dikonsumsi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat sekaligus wujud komitmen Polres Simalungun Polda Sumatera Utara dalam memberikan pelayanan yang berintegritas, profesional, dan humanis,” ujar AKP Verry Purba.
Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kasi Dokkes Polres Simalungun, dr. Sirovenesia Banjarnahor, yang menyasar tiga SPPG dalam waktu yang hampir bersamaan, yakni SPPG Polres Simalungun 3, SPPG Polres Simalungun 1, dan SPPG Polres Simalungun 2.
Di SPPG Polres Simalungun 3, tim memeriksa berbagai menu, mulai dari nasi putih, ikan nila sambal colo-colo, tahu bumbu kuning, sayuran hingga buah semangka, termasuk menu khusus kelompok 3B. Dari hasil pemeriksaan terhadap makanan untuk 2.561 penerima manfaat, seluruh sampel menunjukkan kondisi organoleptik yang baik, meliputi bentuk, rasa, aroma, dan warna yang normal. Uji laboratorium juga memastikan seluruh sampel negatif nitrit, nitrat, formalin, dengan tingkat keasaman (pH) berada pada angka 6.
Pemeriksaan kemudian berlanjut ke SPPG Polres Simalungun 1 yang melayani 2.823 penerima manfaat. Menu seperti chicken cream bawang putih, tahu goreng crispy, tumis buncis jagung, hingga buah semangka juga dinyatakan memenuhi standar keamanan pangan. Seluruh sampel terbukti bebas dari boraks, nitrit, nitrat, formalin, maupun fosfat dengan pH normal.
Sementara di SPPG Polres Simalungun 2, tim memeriksa menu untuk pelajar, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, termasuk paket makanan tambahan yang berisi susu dan buah sesuai kebutuhan masing-masing kelompok. Dari pemeriksaan terhadap makanan untuk 2.921 penerima manfaat, seluruh hasil organoleptik dan uji kimia juga dinyatakan aman, tanpa ditemukan kandungan boraks, nitrit, nitrat, formalin maupun fosfat.
Dengan rampungnya pemeriksaan di ketiga lokasi tersebut, sebanyak 8.305 penerima manfaat dipastikan menerima makanan yang telah melalui proses pengawasan kesehatan secara ketat. Seluruh rangkaian pemeriksaan berlangsung lancar dan tidak ditemukan kendala maupun indikasi pangan yang berpotensi membahayakan kesehatan.
AKP Verry Purba menegaskan, pemeriksaan Food Safety akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk pengawasan berkelanjutan terhadap program makan bergizi. Langkah ini menjadi bukti nyata dukungan Polres Simalungun dalam menjaga kualitas gizi masyarakat sekaligus memastikan setiap makanan yang disajikan benar-benar aman sebelum sampai ke tangan para penerima manfaat.

