Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, bersama Ketua TP PKK Ny. Liswati Wesly Silalahi mengajak ratusan anak yatim berbelanja kebutuhan Lebaran di pusat perbelanjaan Ramayana, Jalan Sutomo, Jumat (13/03/2026) siang.
Kegiatan bertajuk “Senyum Lebaran Anak Yatim” ini diikuti sebanyak 103 anak dari berbagai kelurahan di Kota Pematangsiantar. Mereka sebelumnya berkumpul di rumah dinas wali kota, sebelum diberangkatkan bersama menuju lokasi perbelanjaan.
Setibanya di Ramayana, suasana hangat dan penuh kebahagiaan langsung terasa. Anak-anak diberi kebebasan memilih pakaian dan kebutuhan Lebaran sesuai dengan anggaran yang telah disediakan.
Wesly menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap anak-anak yatim, sekaligus bagian dari upaya memperkuat nilai toleransi di Kota Pematangsiantar.
“Ini menjadi kebaikan untuk kita semua. Kita ingin anak-anak yatim juga merasakan kebahagiaan dan tersenyum menyambut Lebaran,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa anak-anak yatim merupakan bagian penting dari generasi masa depan kota yang harus mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari semua pihak.
“Kita menyayangi mereka. Mereka adalah generasi muda yang harus kita jaga dan bahagiakan,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Wesly dan Ny. Liswati tampak aktif mendampingi anak-anak saat berbelanja. Bahkan, Ny. Liswati dengan sabar membantu memilihkan pakaian bagi anak-anak yang masih bingung menentukan pilihan.
Interaksi hangat pun terlihat ketika anak-anak dengan polos bertanya apakah mereka boleh mengambil pakaian yang disukai, yang langsung dijawab dengan penuh kelembutan oleh Ny. Liswati.
Setelah selesai memilih, anak-anak diarahkan ke kasir untuk proses pembayaran. Seluruh kebutuhan yang telah dipilih kemudian dibayarkan langsung oleh Wali Kota.
Kegiatan ini turut dihadiri Tuan Guru Batak Syekh Dr. H. Ahmad Sabban El-Rahmaniy Rajagukguk, sejumlah pejabat Pemko Pematangsiantar, serta pengurus BKPRMI Kota Pematangsiantar.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Pematangsiantar tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, tetapi juga memperkuat semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

