Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi meninjau langsung peserta cabang Khattil Qur’an dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-58 Tingkat Kota Pematangsiantar di Ruang Data Balai Kota, Jalan Merdeka, Kamis (07/05/2026).
Kunjungan tersebut menunjukkan perhatian Pemerintah Kota Pematangsiantar terhadap pengembangan seni dan kreativitas generasi muda, khususnya dalam bidang seni kaligrafi Al-Qur’an yang menjadi salah satu cabang bergengsi dalam MTQN.
Turut mendampingi dalam peninjauan itu Dewan Hakim Khattil Qur’an dari Provinsi Sumatera Utara Abdulrahman serta Ketua Panitia MTQN ke-58 Kota Pematangsiantar Muhammad Hamdani Lubis.
Cabang Khattil Qur’an atau Musabaqah Khattil Qur’an (MKQ) sendiri merupakan lomba seni menulis indah ayat-ayat suci Al-Qur’an yang memadukan kaidah penulisan khat dengan nilai estetika tinggi. Cabang ini mencakup kategori naskah, dekorasi, hiasan mushaf, kontemporer, hingga digital.
Saat meninjau lokasi perlombaan, Wesly tampak antusias memperhatikan setiap karya peserta yang dibuat menggunakan berbagai media seperti cat, pensil, tinta, hingga kuas di atas kanvas dan kertas.
Ia bahkan beberapa kali berdiskusi dengan Dewan Hakim terkait jenis tinta, cat, dan teknik yang digunakan peserta untuk menghasilkan karya kaligrafi yang indah dan bernilai seni tinggi.
Menurut Wesly, kreativitas para peserta menjadi bukti bahwa generasi muda Kota Pematangsiantar memiliki potensi besar di bidang seni Islami sekaligus sejalan dengan visi pemerintah daerah mewujudkan kota yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.
“Luar biasa karya anak-anak muda Siantar. Semoga bisa meraih prestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional,” puji Wesly.
Di sela peninjauan, Wesly juga berpesan kepada para dewan hakim agar tetap menjunjung tinggi sportivitas dan objektivitas dalam penilaian serta mengedepankan semangat kebersamaan selama perlombaan berlangsung.

