Pematangsiantar – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, melalui Wakil Wali Kota Herlina, resmi melantik pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Pematangsiantar masa bakti 2026–2031. Pelantikan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Rabu (01/04/2026) siang, menandai awal penguatan pembinaan syiar Al-Qur’an di kota tersebut.
Dalam kepengurusan baru, Hamzah Fanshuri Damanik dipercaya sebagai Ketua Umum, didampingi Irwansyah Saragih sebagai Sekretaris dan Endang Fransiska sebagai Bendahara. Struktur ini turut diperkuat unsur Pemerintah Kota, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama, serta kalangan akademisi.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Wali Kota oleh Kabag Kesra Irwansyah Saragih. Dalam susunan pembina, Wali Kota Wesly Silalahi ditetapkan sebagai Dewan Pembina I, Wakil Wali Kota Herlina sebagai Dewan Pembina II, serta Ketua DP MUI Kota Pematangsiantar sebagai Dewan Pembina III.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Herlina menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru, sekaligus menaruh harapan besar terhadap peran generasi muda dalam menghidupkan LPTQ.
“Semoga di tangan anak muda, LPTQ menjadi wadah yang lebih progresif dan mampu membawa perubahan positif. Kami berharap amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk memajukan tilawatil Qur’an di kota tercinta,” ujarnya.
Herlina juga menyoroti capaian LPTQ dalam beberapa tahun terakhir yang dinilai cukup membanggakan, termasuk keberhasilan meraih peringkat 7 pada MTQ tingkat Provinsi Sumatera Utara serta peningkatan posisi dari peringkat 10.
Namun demikian, ia menekankan pentingnya langkah strategis ke depan, mulai dari pendataan potensi qori-qoriah secara akurat, pemetaan pembinaan cabang lomba unggulan, hingga evaluasi intensif pada cabang yang masih lemah namun berpotensi meraih prestasi lebih tinggi.
“Target kita jelas, bukan hanya mempertahankan, tetapi meningkatkan prestasi hingga mampu meraih posisi terbaik di tingkat provinsi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua LPTQ yang baru dilantik, Hamzah Fanshuri Damanik, dalam sambutannya mengajak seluruh pengurus untuk menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan dan komitmen. Ia menegaskan, LPTQ memiliki peran strategis dalam membina generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam tilawah dan tahfiz, tetapi juga berakhlak mulia.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Kami mengajak seluruh pengurus untuk bekerja bersama, memperkuat pembinaan, dan menjadikan LPTQ sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan spiritual masyarakat,” ungkapnya.
Hamzah juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat guna memastikan program LPTQ berjalan optimal dan berkelanjutan.
Pelantikan ini turut dihadiri Ketua DP MUI Kota Pematangsiantar, Staf Ahli Bidang Pembangunan, serta unsur organisasi keagamaan seperti IPQOH. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi simbol kuatnya kolaborasi dalam memperkuat syiar Al-Qur’an di Kota Pematangsiantar. (*)

