Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, menunjukkan kepeduliannya dengan mengundang puluhan anak yatim untuk berbuka puasa bersama di rumah dinas, Jalan MH Sitorus, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Jumat (13/03/2026).
Didampingi Ketua TP PKK Ny. Liswati Sinaga, kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh haru. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Tuan Guru Batak (TGB) Syekh Dr. H. Ahmad Sabban El Ramaniy Rajagukguk, Sekda Junaedi Antonius Sitanggang, jajaran pejabat Pemko, direksi BUMD, serta pengurus BKPRMI tingkat provinsi dan kota.
Wesly mengungkapkan, sebelum berbuka puasa bersama, dirinya bersama sang istri terlebih dahulu mengajak anak-anak yatim berbelanja pakaian Lebaran di pusat perbelanjaan Ramayana.
“Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan bagi saya dan ibu. Kita tadi berjalan bersama, memilih baju Lebaran, tertawa, dan sekarang bisa berbuka puasa bersama. Melihat senyum kalian membuat kami sangat terharu,” ucapnya.
Dalam suasana penuh kehangatan, Wesly juga memberikan pesan menyentuh kepada anak-anak yatim. Ia mengingatkan bahwa meski pernah merasakan kehilangan, mereka adalah anak-anak yang kuat dan tidak sendiri.
“Jangan pernah merasa sendiri. Masih banyak yang peduli dan mendoakan kalian. Teruslah belajar, jadilah anak yang baik, dan berani bermimpi. Masa depan kalian sangat berharga,” pesannya.
Ia berharap pakaian Lebaran yang dibeli bukan sekadar kebutuhan, tetapi menjadi simbol bahwa mereka dicintai dan dihargai.
“Semoga ini menjadi kenangan indah bahwa kalian selalu diperhatikan. Semoga Tuhan menjaga langkah kalian dan mengabulkan doa-doa kalian,” tambahnya.
Perwakilan anak yatim, Razka dan Hafizah, menyampaikan rasa bahagia dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Mereka mengaku sangat senang bisa berbelanja pakaian Lebaran dan berbuka puasa bersama Wali Kota.
Sementara itu, Ketua BKPRMI Sumatera Utara Syafrizal Harahap mengaku terharu atas kepedulian Wesly. Ia menyebut lebih dari 100 anak yatim mendapatkan perhatian langsung secara pribadi di bulan suci Ramadan.
Menurutnya, kepemimpinan Wesly menjadi contoh dalam menumbuhkan kepedulian sosial dan toleransi, bahkan bisa menjadi role model bagi daerah lain di Sumatera Utara.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah oleh TGB Ahmad Sabban El Ramaniy Rajagukguk yang mengangkat tema pentingnya kasih sayang dalam kehidupan, khususnya dalam hubungan keluarga.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam menghadirkan kebahagiaan dan kepedulian, khususnya bagi anak-anak yatim di momentum bulan suci Ramadan.

