Berawal dari kecurigaan tetangga sebelah rumah yang melihat pintu rumah An Ismadi (66) tak tertutup rapat, Diarmin Saragih (41) menemukan hal yang tarduga. Ia melihat An Ismadi sudah meninggal dunia dengan kondisi sudah mulai membusuk, Kamis (20/10/2022) sekira pukul 21.00 WIB.
Jenazah An Ismadi pertama kali diketahui oleh Diarmin Saragih yang curiga melihat pintu rumah korban tidak tertutup rapat. Merasa curiga, Diarmin mencoba menghubungi nomor telepon korban dan tidak ada jawaban.
Diarmin pun kian curiga, ia mencoba kembali menelpon korban tetapi kali ini ia berdiri di depan gerbang rumah korban. Terdengar samar suara nada dering telepon dari dalam rumah. Saksi pun memanggil warga lainnya untuk memeriksa langsung ke dalam rumah. Begitu pagar terbuka dan para saksi sampai di depan pintu, tercium aroma menyengat dan saksi pun memberanikan diri membuka pintu utama.
Diarmin dan saksi lainnya terkejut karena melihat korban sudah tak bernyawa dengan posisi di atas kasur di ruang tamu rumahnya. Saksi pun melaporkan hal tersebut ke Polsek Serbelawan dan tak lama petugas tiba di lokasi bersama tim medis dari Puskesmas Tapian Dolok.
Dari pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan diduga korban meninggal akibat sakit jantung yang dideritanya selama ini.
Kapolsek Serbelawan, AKP Yunus Siregar membenarkan kejadian itu. Dugaan penyebab kematian korban karena sakit jantung diperkuat dengan adanya surat hasil pemeriksaan di RS Vita Insani Kota Siantar ditambah keterangan keluarga korban. (Sawal)

